Maaf, saya agak appriori dengan usaha ini, paling-paling ini adalah salah satu upaya "Melayunisasi" Riau yang dicanangkan oleh Gurbernur Riau. Nanti paling ujung2nya, hasil studi ini akan mirip dengan klaim kuda lumping, batik, dll oleh Malaysia, mengada-ngada, jauh panggang dari api. Setelah mengganti istilah Minang dengan istilah Melayu Daratan (Melayu Pedalaman), dan menghapus nama Minang dalam memori anak Muda Rantau Kuantan Singingi, Kampar Hulu dan Rokan Hulu, sekarang membuat sebuah konstruksi sejarah baru yang sama sekali lepas dari akar budaya setempat. Politik Identitas adalah trend politik masa kini. Masing-masing daerah, provinsi, negara mencoba membangun identitas dan kebanggaannya, dan mencoba lepas dan berbeda dengan komunitas lain. Pada daerah inti, tentu ini akan menjadi kekuatan bersama, namun lain halnya dengan daerah bauran atau perbatasan, akan terjadi pengelabuan sejarah dan pemaksaan identitas baru untuk kepentingan penguasa di aderah inti. Dan inilah yang terjadi di Riau sana. Demi dominasi sekelompok elit penguasa, daerah yang memiliki akar budaya peralihan, dipaksanakan untuk mengikuti identitas pusat kekuasaan.
Salam Bot Sosani Piliang Just an Ordinary Man with Extra Ordinary Dream www.botsosani.wordpress.com Hp. 08123885300 --- On Wed, 5/26/10, sjamsir_sjarif <[email protected]> wrote: From: sjamsir_sjarif <[email protected]> Subject: [...@ntau-net] Sejarah Kota Teluk Kuantan To: [email protected] Date: Wednesday, May 26, 2010, 7:42 PM Dari Riau Pos antara lian-lain kita baca: Kuantan Tengah Bahas Sejarah Kota Teluk Kuantan 24 Mai 2010 TELUK KUANTAN (RP) - ......... Di wilayah Kuantan Tengah ini, dulunya berdiri sebuah kerajaan, yakni Sin Tuo yang kini menjadi Desa Seberang Taluk. .... Dulu, kata Agusmandar, sebelum namanya menjadi Teluk Kuantan bernama Teluk Juar Pinang Bercabang yang berpusat di Koto Taluk. Nama Teluk Kuantan sudah ada saat perayaan Ratu Belanda Welmena 1903. `'Tapi kapan diberi nama Teluk Kuantan ini kita belum tahu,'' ujarnya. ...... Lengkapnya lihat di http://www.riaupos.com/new/otonomi.php?act=full&id=229&kat=6 Salam, --MakNgah Sjamsir Sjarif -- . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe -- . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
