Tarimo kasih Andiko nan mengirim cover VCD lagu Minang. Ruponyo memang paralu bana Kongres Kebudayaan MK iko. Paralu aksi komunitas untuk memperingatkan si produser, karano nan dipatontonkan di cover VCD itu bagian tubuh nan masih dianggap tabu untuak ditonton urang banyak.
Kok si produser manjua lagu daerah lain itu urusan mereka, tapi iko si produser mambao namo suku Minang. Salam AI -- . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
