Rute Danau Kembar Batal Setelah Komplain Pebalap Cina dan Australia PadangKini.com | Senin, 31/05/2010, 11:15 WIB
PADANG--Tour de Singkarak (TdS) II 2010 tak lagi menggunakan rute Danau Kembar atau Danau Diatas dan Danau Dibawah seperti TdS I tahun lalu. Jalur ini dihapus pada Stage 6 atau etape akhir. "Rute ke Danau Kembar terpaksa dihapus karena pembalap dari Cina dan Australia yang pernah menjajal rute ke Danau Kembar pada Tour de Singkarak tahun lalu komplain karena terlalu beresiko," kata James Hellyward, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumatera Barat, Senin (31/5/2010). Stage 6 ini dinilai beresiko karena terlalu panjang. Selain mengelilingi Danau Singkarak juga terus ke Danau Kembar. Apalagi jalan ke Danau Kembar juga kecil dan harus dilewati lagi, sehingga kesulitan bagi peserta ketika berpapasan. "Akhirnya panitia sepakat menghilangkan rute ini," kata James. Dibatalkannya rute ke Danau Kembar memjadikan jarak tempuh Tour de Singkarak yang semula direncanakan sekitar 600 km tinggal 551,7 km. Meski begitu masih lebih panjang dari jarak tahun lalu yang hanya 459 km. TdS II akan dimulai Selasa (1/6/2010) besok dengan Stage 1 sejauh 15,8 km di dalam Kota Padang dengan start di Taman Budaya Padang. Besoknya dilanjutkan dengan Stage 2a Padang-Kota Pariaman 84,5 km. Lalu, Stage 2b, Kota Pariaman-Muko-Muko (Maninjau) 90,6 km. Stage 3, Muko-Muko - Bukittinggi sejauh 51,3 km dengan melewati tanjakan yang sangat menantang di Kelok 44. Stage 4, Padangpanjang-Kota Sawahlunto sejauh 88,2 km dengan start di depan Jam Gadang Bukittinggi melewati Istano Basa Pagaruyung Stage 5, Kota Sawahlunto- Batusangkar sejauh 102,4 km. Stage 6 sebagai stage puncak, Bukittingi-Solok sejauh 244,6 km. Stage terakhir ini mengelilingi Danau Singkarak. (ynt) 200 Lebih Kamar Hotel Tampung Peserta Tour de Singkarak PadangKini.com | Senin, 31/05/2010, 11:00 WIB PADANG--Sekitar 200 hingga 300 kamar hotel di Sumatera Barat disediakan untuk menampung peserta Tour de Singkarak 2010. Saat ini para peserta dan ofisial sudah menghuni sebagian besar hotel tersebut untuk menghadapi lomba yang digelar 1-6 Juni 2010. Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sumatera Barat Maulana Yusran mengatakan, lebih 200 kamar hotel di Padang, Padangpanjang, Maninjau, Bukittinggi dan Sawahlunto sudah tersedia untuk mendukung Tour de Singkarak. "Tidak ada masalah dengan ketersedian kamar, karena saat ini pasca gempa 30 September 2009 sudah banyak hotel yang direnovasi dan berdirinya beberapa hotel baru," ujarnya. Meski akomodasi untuk peserta Tour de Singkarak memiliki kriteria yang harus dipenuhi, namun katanya bisa disesuaikan. "Para peserta dan orang yang terlibat sudah memahami kondisi di Sumatera Barat," ujar Maulana kepada PadangKini.com, Minggu (30/6/2010). Tour de Singkarak, katanya, sangat menguntungkan untuk promosi pariwisata di Sumatera Barat pasca gempa. Diharapkan kegiatan internasional ini dapat membantu recoveri Sumatera Barat pasca gempa. Sebelum gempa 30 September 2009 terdapat 1.500 kamar hotel di Padang. Akibat gempa kamar hotel yang tersisa tinggal 800 kamar. "Saat ini sudah banyak yang hotel yang selesai renovasi dan kamar yang tersedia di Padang sudah mencapai 1.000 kamar, kita harapkan akhir tahun bisa mencapai angka 1.300 kamar," ujarnya. (ynt) -- . Posting yg berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan ditempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. Email besar dari 200KB; 2. Email attachment, tawarkan disini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi pada setiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tidak dengan mereply email lama =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin merubah konfigurasi/settingan keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe
