Assalamualaikum para sanak sapalanta, Dari demikian banyak tokoh Minang di Jakarta yg saya kenal, saya tertarik secara khusus dengan gaya, kiprah, dan petuah Haji Buyuang, tokoh Kurai, Bukit Tinggi, yang sukses dalam bidang angkutan cargo udara di Bandara Soekarno Hatta. Sekarang beliau ikut dalam pemilu kada utk jabatan walikota Bukit Tinggi.
Beliau jelas sekali adalah seorang 'man of action'. Mampu melihat peluang . Berbicara lugas, langsung ke pokok masalah. Cepat mengambil keputusan. Yang lebih menarik saya adalah wawasan dan kegiatan sosial beliau. Selain mendirikan dan mengelola sendiri sebuah mesjid yg indah di kompleks bandara, beliau juga mengajak semua orang Minang untuk ikut membangun kampung halaman. Beginilah lima butir 'petuah' beliau dalam hal itu:1) "bantulah kampuang halaman kito jo harato; 2) kok indak bisa, bantu jo tanago; 3) kok indak bisa, bantu jo pikiran; 4) kok indak juo, bantu jo doa; 5) kok itu indak bisa juo, JAN LESEK!". Empat butir petuah pertama jelas merupakan anjuran, sedangkan butir yang kelima jelas merupakan larangan. Belum pernah saya mendengar petuah selugas itu. Lama saya merenungkan mengapa beliau setegas itu melarang sikap 'lesek'. Apa persisnya maksud 'lesek' disini ? Kerusakan apa yg bisa dilakukan orang 'lesek' ? Banyakkah urang 'lesek' itu di sekitar kita, sehingga perlu diingatkan secara khusus ? Wassalam, SB, Lk, 73 th, Jkt. Powered by Telkomsel BlackBerry® -- . Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting - Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
