Andri
Begin forwarded message:
From: rien safrina <[email protected]>
Date: June 5, 2010 7:36:25 AM GMT+07:00
To: Beasiswa DIkti <[email protected]>
Subject: [Milis Beasiswa DIKTI] Ayo dukung film Indonesia dengan vote
Reply-To: [email protected]
Dear Friends,
Tolong baca info di bawah ini.
To: warta...@yahoogroup s.com
Sent: Wed, June 2, 2010 11:54:56 AM
Subject: [wartawan] wartawan dukung film INDONESIA di Amerika
Rekan2 wartawan yang budiman,
Berapa banyak sih remaja Indonesia usia awal duapuluhan yang
bisa menang lomba di forum international? Tidak banyak bukan?
Adhyatmika (21 tahun), seorang sineas muda, filmnya:
DEMOCRACY IS YET TO LEARN (MASIH BELAJAR) telah memenangkan
kompetisi video
untuk umum, DEMOCRATIC CHALLENGE, dari Deplu AS dan partnernya
Youtube, http://www.youtube./ com/democracycha llenge hingga ke
level Asia Timur-Pasifik.
Tinggal selangkah lagi (bersaing dengan sineas Malaysia
dan Singapore), kalau menang, dia akan mempresentasikan karyanya di
Washington
DC (di depan Menlu AS, Hillary Clinton), New York, dan Los Angeles
(pusat
perfilman dunia). Tahun ini, lomba itu diikuti 700 video lebih dari
86 negara.
Indonesia sendiri mengirim 70 video, paling banyak dibanding negara-
negara
lain.
Masalahnya, supaya lolos ke Amerika, film ini harus divoting
melalui sarana youtube. Padahal di Indonesia hal itu tidak biasa
terjadi
untuk lomba dengan skala global, sedang lawannya yang dari negara
Malaysia
dan Singapore adalah para jago-jago IT yang sudah familiar dengan
voting dengan
cara itu. Alangkah sayangnya kalau film itu harus kalah hanya karena
urusan
voting belaka.
Sehubungan dengan itu, kami mohon bantuan Anda semua
melakukan voting itu, yang akan berakhir pada 15 Juni 2010 mendatang.
Jangan sampai hanya karena hambatan voting, Malaysia (lagi) yang
menang karena
masalah melek IT semata.
Cara votingnya sebenarnya gampang saja:
1. login dengan account google atau youtube Anda.
2. klik http://www.youtube. com/democracycha llenge
3. klik "vote" atau “vote now”
4. tulis atau cari: DEMOCRACY IS YET TO LEARN (ini
nama judul videonya)
5. klik tanda jempol.
Komentar dari seseorang di milis dunia-film:
Aku sudah nonton tuh film! Dan menurut saya...
saat saya nge-klick jempol ijo... itu bukan lantaran karena film
yang saya
tonton adalah film Indonesia yang harus didukung2... . Tapi film
pendek tsb...
memang JEMPOL IJO..... Tiga kali malah..... Dan menurut saya
juga..... Film
Pendek tersebut harus jadi tontonan wajib di Istana Negara.... Dan
di gedung
parlemen kita yang semakin nggak jelas isinya orang2 apaan itu......
Selamat
buat Sutradara dan seluruh tim yang terlibat...! !!!!!!
Sofyan d. SurZa
Komentar dari media:
“Dalam videonya Adhyatmika menggambarkan sebuah proses
belajar-belajar di ruang kelas.... Aktingnya yang lucu
membuat para tamu undangan yang hadir pun ikut tertawa. Demokrasi
itu tidak
harus selamanya serius, tapi bisa dibuat banyolan-banyolan agar
mudah dipahami
oleh masyarakat.” – Tempo Interaktif
“Supaya kita tahu demokrasi itu seperti apa,” paparnya. Dia paham,
setiap orang memiliki pemikiran yang berbeda tentang demokrasi. “Kar
ena
itu, saya berani membuat video dengan konsep black comedy,”
katanya. Black comedy atau komedi satir memang terasa sekali dalam
video
garapan Adhyatmika. ... begitulah cara dia mengenal demokrasi.
“ Demokrasi tidak hanya dirasakan di dalam gedung pemerintah,
misalnya. Demokrasi juga bisa diusahakan di dalam kelas.” – Seput
ar
Indonesia
Thank you,
Best,
Rien Safrina
The Ohio State University
USA
[
__._,_.___
Reply to sender | Reply to group | Reply via web post | Start a New
Topic
Messages in this topic (1)
RECENT ACTIVITY:
Visit Your Group
Switch to: Text-Only, Daily Digest • Unsubscribe • Terms of Use
.
__,_._,___
--
.
Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi;
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan
mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.