Pak Mochtar Naim nan ambo hormati. Sebagai salah seorang saksi peristiwa perjuangan menegakkan demokrasi di nusantara iko, ambo tulihkan pengorbanan urang urang kampuang (anak nagari) dalam bentuk syair.
Perasaan ibu ibu yang menunggu anak, suami yang tak kunjung kembali setelah perang usai. Orang orang kampung yang kehilangan harta benda dan martabat. Mudah mudahan para pemimpin republik ini ke depannya menjadi arif untuk menjaga kepentingan pemilik syah *tanah pusaka nan dijual tak dimakan beli, digadai tak akan disandera.* *Moyang kita punya petuah Raja alim, raja disembah Raja zalim, raja disanggah Harus adil kalau memerintah Mungkin Allah punya kehendak Supaya bangsa tidak jadi budak Kita di depan harus tegak Membuang batil, menjaga hak Walau keduanya sama cerdik Soekarno dan Hatta berbeda genetik Bung Karno maniak kekuasaan politik Hatta berprilaku mamak pendidik Kalau dilihat filosofi budaya Asal muasal memang berbeda Luhak ber pengulu, Rantau ber raja Soekarno memerintah bak raja Jawa Meniru raja di jaman kuno Demokrasi terpimpin ciptaan Soekarno Demokrasi Pancasila buatan Suharto Ujudnya kawulo menanggung resiko* Selengkapnya silakan klik di: http://nagari.or.id/?moda=menang/ salam Abraham Ilyas www.nagari.org -- . Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting - Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
