--- Pada Sel, 8/6/10, [email protected] <[email protected]> menulis:
Kalau ndak ughang Piaman, KAPIA SIGHAH UGHANG DAGHEK KO MAH.... Sanak Jepe, urang Piaman ko iyo banyak cimeeh e. Nan biaso pulo ambo danga cimeeh co iko: kalau datang ka rumah tetangga atau famili, tapi lambek tuan rumah ko manatiangan aia atau makanan, lah ka kapulang lai baru babaso inyo: "Eh....makan awak dulu baa nyeah?" Nah, baso urang ka pulang co iko tasabuik sudah gak babarapo meter dari janjang rumah tuan rumah tu: BASO E BANTUAN BASO URANG DAREK SAJO. Kurang tau ambo baa mako co itu disabuik. Salam Joke, Suryadi Dari: [email protected] <[email protected]> Judul: Re: Bls: [...@ntau-net] OOT "Sate Ajo Kudun" Kepada: [email protected] Tanggal: Selasa, 8 Juni, 2010, 10:06 PM Dinda Amir Terima kasih atas tanggapannya dan begitu apa adanya yang uda maksud hanya sebatas joke seger tidak sejauh itulah kalau sudah menyangkut "keterbelakangan" hanya karena Ajo Kudun membentak bule karena ketidakpahaman bahasa saja Jujur saja saya sangat menikmati garah, joke dan cerita2 santai urang pariaman dan saya pikir orang piaman itu mempunyai rasa, selera serta kepekaan humor yang bagus, baik ketika mereka menceritakan "kepiaman" mereka maupun menceritakan suku lain, baik ketika mereka mentertawakan "kepiaman" mereka maupun mentertawakan suku lain dengan gaya dan bertutur bahasa tubuh dan bahasa lisan dengan logat serta dialek yang khas Seperti yang dicontohkan oleh Pak Chairul "ketika orang berdasi". Ditertawakan kalau tidak dikatakan cimeeh "Ahhh lah tajulua lo lidahnyo" Ini tidak aneh lagi garah atau joke ini saya dengar ketika bersanda gurau dengan orang piaman di lapau kopi di ranah (Padang) Saya menyikapi hal ini hanya sebatas sebuah gurauan yang segar dan khas dengan sedikit sindirin atau katakan cimeeh dengan pengandaian yang sangat pas sekali tentang sebuah dasi yang di pakai seseorang "tajulua lidah"..mmm sangat mengundang senyum dan tawa Dan saya akan berani dalam kontek mancimeeh orang memakai dasi lalu saya katakan "tajulua lo lidah waang kini yo" itu pada sobat saya yang kental, konco palangkin, konco salapiak sakatiduran saya yang sudah tidak asing lagi saya kenal terlepas apakah dia seorang boss atau seorang salesman biasa-biasa saja yang berdasi Kalau yang saya tidak kenal atau kurang saya kenal, biasa2 saja berkawan tentu saya tidak berani berkata begitu, Jadi "tajulua lidah" ini sebagai contoh saja betapa orang piaman punya selera (ber)humor yang cukup baik dan bagus dan terkadang membuat suasana dalam pergaulan dan -- . Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting - Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
