Wah mungkinkah implikasi nya , pencetakkan guru akan berkurang, yg berarti
pengembangan SDM Sumbar juga akan berkurang? Brp kurangnya? Dan dgn segala
implikasi lainnya, apakh2 jalan keluar yg telah di laksanakan/diambil?
Sedih kita sanak,..
Wass.Muzirman Tanjung
-------------------------------------------------------------

From: Muzirman -- <[email protected]>
Date: 2010/6/9
Subject: UNP GEDUNG RUSAK KURANG MASUK MHS 064T
To: [email protected]


Gedung Rusak, Universitas Negeri Padang Kurangi Penerimaan Mahasiswa
Jum'at, 04 Juni 2010 | 10:58 WIB
Besar<http://www.tempointeraktif.com/hg/nusa_lainnya/2010/06/04/brk,20100604-252682,id.html#>
Kecil<http://www.tempointeraktif.com/hg/nusa_lainnya/2010/06/04/brk,20100604-252682,id.html#>
Normal<http://www.tempointeraktif.com/hg/nusa_lainnya/2010/06/04/brk,20100604-252682,id.html#>

*TEMPO Interaktif*, *Padang* - Universitas Negeri Padang (UNP) terpaksa
mengurangi penerimaan mahasiswa baru 2010 karena banyak gedung perkuliahan
dan fasilitas perkuliahan yang rusak akibat gempa 30 September 2009.

Kepala Bagian Humas Universitas Negeri Padang Amril Amir mengatakan tahun
lalu UNP menerima sekitar 6.000 mahasiswa dan tahun ini hanya akan menerima
5.000 mahasiswa baru. Penerimaan ini sudah dari berbagai jalur, mulai dari
PMDK, jalur prestasi, Ujian Masuk Bersama, SNMPTN dan jalur Reguler Mandiri.

Amril mengatakan gempa 7,9 skala Richter pada 30 September telah merusak 60
persen fasilitas kampus, mulai dari gedung rektorat, beberapa gedung
perkuliahan dan laboratorium milik Fakultas MIPA (Matematika dan Ilmu
Pengetahuan Alam). Sebanyak 20 lokal darurat bahkan dibangun untuk tempat
perkuliahan.

“Terpaksa jumlah mahasiswa yang diterima tahun ini dikurangi, karena sarana
dan prasaran perkuliahan masih rusak. Sekarang saja banyak perkuliahan di
lokal darurat yang panas dan kurang angin, labor juga rusak, kasihan kalau
banyak menerima mahasiswa. Kami juga sudah mengajukan perbaikan fasilitas
yang rusak ke Bappenas," kata Amril Amir, Jumat (4/6).

Ia mengatakan, selain lokal darurat, gedung-gedung yang rusak juga masih
digunakan dosen dan mahasiswa. Sementara yang lainnya terpaksa bergantian
beajar di lokal yang masih bisa dipakai.

“Karena Unversitas Negeri Pasang milik pemerintah, mudah-mudahan segera
diperbaiki dari dana APBN, jadi tahun depan kita bisa memperbanyak
penerimaan mahasiswa lagi," katanya.

Saat ini Universitas Negeri Padang telah menerima 460 mahasiswa yang
mengikuti jalur PMDK (Penelusuran Minat dan Kemampuan) serta 500 mahasiswa
dari jalur Bidik Misi atau Beasiswa Pendidikan Bagi Calon Mahasiswa
Berprestasi.

*FEBRIANTI*

-- 
.
Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan 
mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke