PIALA DUNIA DAN SAYA (2)

By : Jepe

 

Piala Dunia 1982 (Spanyol)

 

Perhelatan Piala Dunia 1982 yang berlansung di Spanyol saat itu usia
saya telah remaja dan duduk dibangku kelas 3 SMA di sebuah SMA di Kota
Padang, sesuai dengan perkembangan jaman kala itu siaran televisi telah
bisa ditangkap dengan antena UHF diseluruh Kota Padang, begitu juga
media seperti koran serta majalah untuk mengakses seputar PD mudah
didapatkan dengan berita dan informasi yang beragam. Saya begitu
bergairah menyaksikan Piala Dunia di Spanyol ini, hari-hari dengan
teman-teman yang sehobi selalu membicarakan seputar Piala Dunia terutama
diprediksi saat itu akan muncul bintang baru di dunia sepak bola yaitu
Diego Armando Maradona yang sukses membawa Argentina menjurai Piala
Dunia Yunior di Tokyo Jepang, tapi  pada PD 1978 pelatih Argentina
Carlos Menotti saat itu tidak mengikut sertakan Maradona karena masih
terlalu muda.

Tapi bukan Maradona yang menjadi bintang saat PD di Spanyol berlansung
yang bersinar malah  nama -nama seperti Zico (Brasil), Karl Heinz
Rummenige (Jerbar), Zbigniew Boniek,  ketika masuk pada babak kedua
penyisihan group dan semi final diluar dugaan Paolo Rossi muncul sebagai
pahlawan bagi Itali. Ketika itu betapa saya dibuai oleh permainan indah
anak-anak Brasil dalam mengolah sikulit bundar sebut saja yang masih
saya ingat pemainnya disamping Zico si Pele Putih ada Socrates yang
bermain stylish, Falcao dan Eder, mereka memang mengguncang dunia dengan
sepak bola indahnya yang dikenal dengan istilah Jogo Bonito, saking
larut bermainan indah ala tarian samba  mereka lupa bahwa akhir dari
sebuah pertarungan adalah kemenangan, ya kemenanganlah yang akan
mengantarkan mereka juara dunia bukan keindahan.

Itali yang terseok-seok dibabak penyisihan dengan strategi catenaccio
dibawah pelatih Enzo berzoat , mereka dengan taktik dan strategi
grendelnya mampu mematikan Maradona  dengan Argentinanya serta Brasil.
Memanfaatkan serangan balik striker mereka yang oportunis Paolo Rossi
sangat jeli memanfaatkan setiap peluang yang didapatnya didepan gawang k
edua tim raksasa itu menjadi Gol. Lagi-lagi Polandia yang bersinar di PD
kali ini bersama Boniek harus takluk di tangan "seorang" Rossi dengan
gelontoran dua golnya di Semi Final. Akhirnya Paolo Rossi, Marco
Tardelli, Gentile, Dino Zoff sebagai Kapten di partai puncak mengakhiri
perlawan Jerman Barat, lagi-lagi Rossi seorang striker oportunis yang
mumpuni dalam menerapkan strategi grendel Itali dan begitu lihay dalam
mencari posisi ketika melakukan serangan balik. Itali menjadi juara
piala dunia untuk kedua kalinya, paolo Rossi dikenang sebagai pemain
yang muncul secara tiba-tiba menjadi bintang dengan torehan 7 Golnya,
dimana diawal babak penyisihan tidak diperhitungkan sama sekali.

Ketika itu saya sangat kecewa karena Brasil yang saya favoritkan
tersingkir ditangan Itali yang memainkan sepak bola negative dan sangat
membosankan ditonton. Gentile dan Maradona kala itu ibarat sepasang
kekasih yang memadu cinta dimana ada Maradona disana menempel Gentile,
sebuah sepak bola yang "aneh" saya pikir, dimana  penjagaan "man to man
marking" yang membosankan, tapi disanalah kunci kesuksesan Itali yaitu
kemenangan yang membuat mereka juara bukan keindahan yang diperagakan
anak-anak Brasil.

 

Piala Dunia 1986 (Mexico)

Piala Dunia yang berlansung di Mexico tahun 1986 saya berada di Kota
Bogor, saat itu saya kuliah di IPB. Inilah piala dunia yang sangat
berkesan bagi saya, berkumpul dengan kawan-kawan asrama dari berbagai
suku ditanah air,  begitu heboh dan seru kami saling menjagokan tim
masing-masing. Untuk pertama kali saya menyaksikan piala dunia melalui
televisi berwarna di asrama yang baru saja kami beli (sumbangan
kakak-kakak kelas yang sudah bekerja). TVRI kala itu menyiarkan secara
lansung tiga partai yaitu dua partai semi final dan satu partai final.
Inilah puncak kegemilangan karir seorang  Maradona yang disertai
kontroversi gol "tangan tuhan" ketika menghadapi Inggris dibabak
perempat final, tapi gol tangan tuhan penuh cemoohan terutama dari
rakyat Inggris dibalas  dengan gol spektakulernya melalui solo run maut
, Maradona melewati lima pemain Inggris sebelum menaklukan kiper Inggris
Peter Shilton. Sepanjang sejarah piala dunia gol solo run maut Maradona
itu dikenang sebagai gol terbaik sepanjang abad.

Partai puncak di PD 1986 mempertemukan Argentina dan Jerman,  begitu
gegap gempitanya saya bersama-sama penghuni asrama menonton secara
lansung dari televisi yang direlay oleh TVRI. Kami terbagi menjadi dua
kubu yaitu pendukung Jerman dan Argentina. Pada partai final terbaik
sepanjang sejarah piala dunia , Maradona tidak mencetak gol.
"Albicelestes" memimpin 2-0 lebih dulu, tapi Jerman berhasil menyamakan
skor. Enam menit menjelang bubar, Maradona memberikan assist cantik
kepada Jorge Burruchaga dan terciptalah gol yang membawa armada Carlos
Bilardo tersebut menjadi pemenang.Maradona pun menjadi satu-satunya
pemain yang begitu dominan dalam sejarah Piala Dunia dan Argentina
dibawanya merebut Piala Dunia kedua kalinya setelah sukses di Piala
Dunia 1978.

Bagi saya Piala dunia 1986 adalah dari segi permainan , taktik dan
strategi sepak bola dari partai ke partai mulai di grup penyisihan
sampai Final adalah sebuah sajian sepak bola yang menarik dan menghibur
untuk di tonton. Rata-rata semua tim yang berlaga mengusung sepak bola
menyerang dan menghibur. Selain Maradona yang menjadi bintang dari
segala bintang yang cukup bersinar saat ituadalah Gary Lineker yang
menjadi Top Skor, Careca (Brasil) dengan torehan 5 Golnya dan si burung
nasar dari Spanyol, Emelio Butragueno. Denmark menjalani debut mereka di
PD 1986,  sempat mengundang decak kagum lewat tendangan-tendangan jarak
jauh para pemainnya. Denmark dengan duo pemain depan Michael Laudrup dan
Preben Elkjaer-Presen membuat kejutan dengan menguasai Grup E, salah
satunya dengan menekuk runner-up Jerman Barat di fase grup.Semenjak
mereka   menaklukan Jerman Barat secara tradisional di PD adalah
kesebelasan yang selalu di favoritkan juara tim Denmark mendapat julukan
Tim Dinamit.

 

Bersambung...

 


The above message is for the intended recipient only and may contain 
confidential information and/or may be subject to legal privilege. If you are 
not the intended recipient, you are hereby notified that any dissemination, 
distribution, or copying of this message, or any attachment, is strictly 
prohibited. If it has reached you in error please inform us immediately by 
reply e-mail or telephone, reversing the charge if necessary. Please delete the 
message and the reply (if it contains the original message) thereafter. Thank 
you.

-- 
.
Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan 
mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke