Sanak Perry sarato sanak di palanta, Tarimo kasih ateh kiriman Sanak dalam postiangan di bawah. Iyo kito nanti bana ulasan dari Sanak Jepe. Nan jaleh partai Parancih - Uruguay tadi malam iyo agak maleo bantuak e. Formasi serangan kaduo balah pihak agak kalebuik je bantuak e (takana dek ambo formasi main bola limau di kampuang saisuak). Wasit dari Japang tapaso acok maambuik pupuik e, babarapo kartu kuniang kalua, karano aco tulang kaki badakak kanai sipatu. Mudah2an malam beko partai nan ka balago bermain cantik. Kito ucapkan pulo belasungkawa ka Mandela nan anaknyo maningga balantak jo oto sudah manonton partai permbukaan kapatang. Mujua sation hari, kok malang sakijok mato. Wassalam, suryadi
--- Pada Sab, 12/6/10, R. Y. Perry Burhan <[email protected]> menulis: Dari: R. Y. Perry Burhan <[email protected]> Judul: Re: [...@ntau-net] Piala Dunia: Afrika Selatan VS Meksiko Kepada: [email protected] Tanggal: Sabtu, 12 Juni, 2010, 11:40 AM Sanak Jepe & ajo Suria nan lah tacelak (bak kato ughang piaman), Sasudah manonton uruguai vs parancih nan agak mambuek mato mangantuak dan baksudahan 0 - 0, takana laiak carito afsel vs mexico, nan gol mexico dianulir. iko kutipan nan ambo dapek literatur di kaskus, antah batue antah tido : Ketika FIFA mulai didirikan pada tahun 1904, seluruh peraturan sepakbola termasuk offside mulai dipikirkan secara serius. Asosiasi sepakbola Skotlandia mengusulkan untuk mengganti aturan “tiga pemain belakang” dengan hanya dua pemain belakang. Seorang penyerang dikatakan offside jika hanya ada dua pemain belakang lawan yang berdiri di antara dia dan gawang musuh. Perubahan peraturan ini diberlakukan sejak tahun 1925, dan menghasilkan permainan yang lebih atraktif. Karena peluang terjadinya offside lebih kecil, gol yang tercipta pun menjadi lebih banyak. Peraturan offside telah memicu terjadinya perubahan pola dan gaya permainan. Setiap pelatih dipaksa berpikir keras untuk menaklukkan aturan offside dalam menyerang dan menjadikannya sebuah perangkap jitu dalam pertahanan. Agak lucu jika mengingat pada masa itu pola 2-3-5 menjadi sangat populer. Posisi sweeper pun kemudian dimunculkan untuk menghalau umpan-umpan terobosan lawan yang berpotensi lolos dari jebakan offside. Pada tahun 1990, peraturan offside kembali direvisi. Seorang penyerang tidak lagi offside jika dia berada dalam posisi sejajar dengan setidaknya dua pemain belakang terakhir tim lawan (termasuk kiper). Aturan ini mulai diterapkan pada Piala Dunia 1990 di Italia. ambo tunggu komentar uda Jepe di pakan... salam perry imam sati 2010/6/11 <[email protected]> Da Jepe Paliang wasit ko langsuang dipulangan dek FIFA dek lahh malakukan keputusan nan sabana keliru. Tapi yo saluik awak ka pemain dan official Mexico nan tetap manjunjuang tinggi fair play, kalo keputusan wasit co itu di Liga Indonesia pasti langsuang bakacamuak parang. Itu sketek dari ambo, dek mato lah mulai takantuak yo bana kato Da Jepe di ukua2 lah kasua sketek dulu bia fit badan beko di partai Uruguay vs Prancis. Wassalam Hanif ============== > Lah kanai pukau wasit garih mah sanak Perry, dek stadion bunyi danguang2 > sapanjang pertandingan > > Gol mexico tu sah bana indak off side do yo itu tadi ado pemain terakhir > Afsel nan tagak di garih gawang si Steven Pienar > > Tapi itulah bola selalu ada sisi kontroversialnya yang terkadang > menyesakan dada sebuah Tim yang maraso dirugikan jo keputusan wasit nan > kontroversial > -- . Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting - Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe. -- R. Y. Perry Burhan Laboratorium Geokimia Organik Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya Kampus ITS Keputih Surabaya 60111 Tel. +62 31 594 33 53 Faks. + 62 31 592 83 14 Tel. portatif +62 816 54 12 100 -- . Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting - Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe. -- . Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting - Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
