Jadihlah, itu analisanyo yo sanak jepe ...
Nan sabananyo, itu memang offside ...!!!
Iko ambo kopikan tulisan ambo nan alah ambo lewakan ka milis-milis bola ..
tamasuak milis sikola ..
Kawan-kawan ambo nan dedengkot fans club klub-klub gadang samacam Milan, MU,
dll satuju jo caro tinjau ko ...
Mambuek analisa ko, ambo alah caliak ulangan kejadiannyo di youtube
baulang-ulang salareh jo aturan FIFA tu ... tetap keputusannya : OFFSIDE !
Iko nyo ambo copy :
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Kalau ado nan batanyo-tanyo, offside-kah waktu Vela mancucuakkan bola ka
gawang Afsel ?
Paralu pulo ambo lewakan ka mari dek di beberapa milis nan ambo ikuti muncul
pertanyaan nan samo, lah dijawek pun masih kareh kapalo, ambo agiah
penjelasan sudah tu suruah caliak langsuang ka FIFA Rule of the Game sajo
...
Mudah-mudahan nambah ilmu bola wak agak saketek ...
Jawabannyo : OFFSIDE !!!
Ko penjelasannyo nan ambo tulih u manjawab pertanyaan di milis lain :
Peraturan FIFA mengenai offside :
" It is not an offence in itself to be in an offside position.
A player is in an offside position if:
. he is nearer to his opponents' goal line than both the ball and the second
last opponent
A player is not in an offside position if:
. he is in his own half of the field of play or
. he is level with the second last opponent or
. he is level with the last two opponents"
Artinya kalo pemain langsung berhadapan dengan kiper dan bola berasal dari
tendangan gawang, sepak pojok atau lemparan ke dalam nggak offside karena
bola tidak datang dari belakang si pemain ..
Seseorang pemain berada pada posisi offside jika pemain tersebut berada
*lebih dekat ke garis gawang lawan daripada ke bola dan pemain lawan yang
nomer dua terakhir*
Walaupun ada bek di dekat gawang tapi dia pemain terakhir (dalam hal ini
bukan kiper yg terakhir). Jadi disini tidak disebutkan siapa pemain terakhir
dan pemain kedua terakhir dari lawan yg terdekat ke gawang, apakah kiper
ataupun non kiper, tidak dipermasalahkan posisinya di tim ...
Dalam kasus kita, waktu bola dikirim, si pemain mexico (Vela) posisinya
lebih dekat ke gawang daripada bola dan kiper yg sudah maju (bertukar posisi
dengan bek terakhir, beklah pemain terakhir di garis gawang), serta bola
datang dari belakang si Vela dan bukan dari depan dia (Vela ada dibelakang
bola) ... perhatikan ini dan selaraskan dengan peraturan FIFA mengenai
offside ..
Bisa disimpulkan dari yg bahasa inggris di ata, pemain ndak offside kalau :
- terima bola langsuang dari tendangan gawang, lemparan ke dalam, sepak
pojok
- berada di daerahnya sendiri (own half)
- sejajar dg orang kedua terakhir dari lawan
- sejajar atau dibelakang bola
- tidak aktif terlibat dalam permainan (sdg diam saja)
Di FIFA Law of the Game mengenai offside maka ada banyak ilustrasi
(penggambaran) mengenai kemungkinan offside atau ndak offside ..
Yg penasaran, bisa liat/donlot FIFA LotG .. di FIFA LotG tahun 2009 (yg 2010
ada tapi gw donlot file-nya corrupt) mulai halaman 104 terdapat sekitar 13
ilustrasi yg sangat menjelaskan detil apa itu offside dan bukan offside ..
jangan bertengkar deh, mending liat dan baca aja ...
FIFA bikin aturan bukan buat dipajang doang , coba donlot neh :
http://www.fifa.com/mm/document/affederation/federation/lotg_en_55753.pdf
Langsung cari yg masalah offside, trus halaman 104 u ilustrasi dan beberapa
contoh posisi offside dan non offside ..
Abis itu nggak usah debat lagi yg masalah afsel mexico krn sudah terjawab ..
Aturan offside memang banyak kontroversi ..
Tapi di afsel vs mehiko ini berarti hakim garisnya memang bagus, menerapkan
rule/law of the game dengan betul .. !!!
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
----- Original Message -----
From: <[email protected]>
To: <[email protected]>
Sent: Saturday, June 12, 2010 12:42 PM
Subject: Re: [...@ntau-net] Piala Dunia: Afrika Selatan VS Meksiko
Sanak Suryadi, Perry dan sanak nan duduak salapau nonbol
Off side
Apo nan disampaikan Perry dalam artikel tu secaro teori apo nan dimaksud off
side tantu lah jaleh dan lah di akukan dalam peraturan (rule of game)
permainan sepak bola
Kalau istilah-istilah kampuang ajo Sur main bola limau tu awak kenal "jago
talua" aratinyo bahaso awam kito2 kiro2
"Dulu pemain lawan dimuko pemaian terakhir nan manjago pertahanan (indak
masuak kiper) dari pado bola nan diumpan, itu prinsipnyo, nah kini kok
sejajar pemain indak dulu sakapalo indak off side lai do walau bola baru ka
diumpan kamuko
Nah faktanya dari beberapo sepak bola nan standar tinggi samisal liga2 top
eropa, liga champion eropa, EURO, Piala Dunia, nan acok kito tonton
ditelevisi, bukan distadion lo ini untuk membedakan awak nan manonton
manyimak bana jo bantuan grafis analisis off side tu, mulai jo tayangan
ulang sampai garis bayang nan muncul dikiper sahinggo kito nan manonton
manyalahkan wasit jo keputusan yang kontroversial
Tapi situasi tantu babeda dilapangan yang dipimpin wasit dan duo hakim garis
yang memang dituntut ekstra jeli dan kosentrasi penuh apalagi antara off
side dan on side yang beda tipis sekali
wasit terutama wasit garis yang "beda-beda tipis ragu2" ini dituntut
kejeliannya dalam mengamati setiap jengkal langkah pemain menyerang yang
lebih dulu dari lawan dan bola yang akan diumpan ketika dia merasa yakin
pemain off side akan mengibarkan bendera yang sekarang tidak saja isyarat
kibaran bendera tapi juga sinyal getar yang disampaikan ke wasit dilapangan
yan ditempel dipergelangan tangannya
Wasit yang berada didepan tentu tak ragu lagi meniup pluit off side dan
keputusannya mutlak tidak dapat diganggu gugat lagi artinya bisa saja
berbuah kontroversial kepuhrtusannya ketika ditayang ulang di televisi yang
ditonton inspektur wasit baik ketika pertandingan berlansunbg maupun ketika
selesai diulang lagi di tonton tapi apapun ceritanya keputusan wasit tidak
akan nerubah hasil pertandingan hanya berguna untuk mnenentukan sangsi buat
wasit tsb menyangkut reputasi dia
Yang saya tahu FIFA lebih melihat sepak bola pada sisi2 kemanusian
(humanis)nya dari pada segala sesuatu dikontrol dengan segala peringkat
elektronik canggih menyangkut off side, hand ball, bola apa gol atau tidak
krtika sangat tipis seklai melewati gawang saya salah satu oeang yang setuju
sepak bola berjalan apa adanya secara konvensional dengan segala kelebihan.
Dan kekuranagan anak manusia yang terlibat dalam permainan itu
Logikanya menjadi hambar rasanya kita menonton sepak bola ketika wasit ragu2
dalam memutuskan sebuah keputsan penting (bisa jadi kontroversial nantinya)
lalu wasit menghentikan pertandingan sejenak berlari ke pinggiur lapangan
melihat televijsi atau layar monitor tayang ulang untuk memastikan apa off
side atau on side, apa gol atau tidak gol
Kasus Gol Mexico
Jika kita baca aturan FIFA dalam artikel yang Perry posting ini gol itu
sangat sah dan halal he he artinya karena masihg ada pemain Afsel terakhir
Steven Pienaar berdiri di garis gawang sementara Vela terlihat jelas didepan
Pienaar menendang bola dan gol, tapi apa yang terjadi kesalahan berasal dari
wasit garis yang mengibarkan bendera dan tentunya memberikan getaran ke
lengannya dan wasit peniup pluit dan meanulir gol tersebut, keputusan telah
diambil sepersekian detik dan tidak bisa lagi ditarik disinilah sisi menari
sepak bola akan terjadi dengan keputusan konbtroversial ini tentu akan
menjadi bahan pembicaraan yang hangat dan bisa lebih heboh lagi inilah yang
saya selalu katakan bola itu tidak saja menarik dimainkan dilapangan hijau
tapi juga tak kalah menariknya ketika dimainkan diluar lapanan hijau
Sepanjang sejarahnya begitu banyak diluar lapangan hijua bola itu dimainkan
dengan hiruk pikuk seperti kontroversia gol "tangan tuhan" maradona, gol
inggris di PD 1966 yang sampai saat ini masih dibahas dan diulas, serta
cerita menarik lainnya, inilah sisi2 menarik sepak bola ketika anak manusia
semuanya yang melakoni dan menentukannya tanpa di bantu dengan teknologi
segala keputusan dilapangan
Jika saya berandai-andai jadi wasit ketika gol Vela dianulir, maka saya
sebagai wasit utama saat pertandingan tersebut dan berdiri di depan sangat
jelas terlihat Pienaar di garis gawang, maka saya akan memutuskan gol dan
meniup pluit serta menunjuk titik putih ditengah..itu artinya gol tsb syah
dari sisi apapun
Walau pada kenyataan wasit garis mengibarkan bendera, tapi keputusan mutlak
ada pada saya sebagai wasit yang memimpin jalannya pertandingan, jika pemain
afsel datang memprotes saya dengan alasan atau mendapat dukungan wasit garis
langah yanf saya lakukan memanggil wasit garis, kapten afsel dan beberapa
pemain yang protes untuk konsultasi dan menjelaskannya
Wasit garis tentu akan patuh dan menyadari telah melakukan kekeliran dan
saya lah yang punya keputusan mutlak, begitu juga pemain yang protes saya
akan jelaskan itu gol bukan off side karena ada Pienaar dipertahanan akhir
yang berdiri di garis gawang, saya pikir pemain Afsel akan diam dan tentunya
sepak bola sekaliber PD semuanya akan menjunjung tinggi Fair Play
Begitu sedikit ulasan saya, jika ada kekueanfan silahkan ditamahkan
Salam bola_Jepe
--
.
Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi;
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan
mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.