Assalamualaikum ww para sanak sapalanta,

Saya sangat senang bertemu dgn Sanak Rizki, Sanak Armen, tim KPMM,  serta 
pegiat sosial lainnya di kantor harian Singgalang.
 
Langkah yang kita ayunkan bersama sekarang ini memusatkan perhatian pada empat 
hal, yaitu penjernihan dan pengukuhan ajaran ABS SBK serta membentuk lembaga yg 
akan menindaklanjutinya, dan menangani tiga tema lainnya, yaitu pembangunan 
ekonomi nagari, membangun kembali semangat maritim, dan penyadaran masalah 
kebencanaan.

Pembangunan kembali surau bisa kita beri tempat pd tindak lanjut ABS SBK oleh 
lembaga yg akan kita bentuk.

Dengan kata lain, yg akan dihasilkan oleh KKM 2010 adalah kesepakatan bersama, 
yg selama ini belum ada.

Sudah barang tentu kesepakatan bersama tersebut tidak akan terlaksana segera 
dalam satu dua tahun. Menurut perkiraan saya, jika kita bersungguh-sungguh dan 
ber-istiqamah melaksanakannya, hasil awalnya baru akan dipetik antara 10 - 20 
tahun ke depan. 

Yang akan kita sepakati dlm Kongres adalah membuat rencana besar -'grand 
design' - Minangkabau ke depan, dlm rangka NKRI.

Kegiatan yg sudah ada sekarang- spt merehabilitasi surau, atau mitigasi bencana 
 -  tetap kita lanjutkan, dengan menempatkannya dlm rencana besar tsb. Intinya 
memang membangun efek sinergi dari potensi Minangkabau yg sekarang masih 
terkotak-kotak dan berjalan sendiri-sendiri itu.

Mungkinkah rencana besar ini berhasil ? Lihat Al Quran, surah Ar Ra'ad ayat 11. 
Tuhan tidak akan mengubah nasib suatu kaum kalau bukan kaum itu sendiri yang 
mengubahnya. Jadi seluruhnya - atau sebagian besar - terletak di tangan kita 
sendiri.

Mari kita sepakati bersama dan kita tindaklanjuti setelah itu. Seluruh bahan 
sudah dilewakan SC dan dibantu secara sukarela oleh Sanak Armen Zulkarnain.

Beban berat skr sedang dipikul oleh tim OC yang baru, yaitu mencari dukungan 
dana. Tolong dengan doa.

Wassalam,
Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: rizki sikumbang <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Mon, 14 Jun 2010 10:25:05 
To: RantauNet<[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: [...@ntau-net] Pentingnya sinergi Gebu Minang, KKM 2010 dan KPRRS

Assalamualaikum Wr Wb
Mamanda, Bapanda, Bundo Kanduang dan Kakanda dunsanak sapalanta nan
kami mulyakan
Ivent Akbar KKM 2010 yang dihelat Gebu Minang di awal Agustus ini
jelang Ramadhan 1431 H ini digadang-gadang merupakan ivent yang akan
kembali menyatukan kembali rang minangkabau diseluruh pelosok
nusantara dan dunia yang akan berlandaskan ABS-SBK.

Namun di saat keadaan kita masih berduka pasca gempa 7,9 SR lalu
diharapkan KKM 2010 tidak saja akan menghasilkan rekomendasi-
rekomendasi saja dan diharapkan kegiatan ini tidak akan jadi acara
cerimonial semata tapi akan membawa dampak significant bagi ranah ini
kedepan

Jumat/11 Juni 2010 lalu, saya mendapat kehormatan diundang oleh Ketua
SC KKM 2010 Mamanda Saafroeddin Bahar  untuk menghadiri Sosialisasi
KKM 2010 (telah memasuki Draft 17) bertempat di Gedung Singgalang
Lantai III Ruang Rattan. Acara ini dihadiri oleh pimpinan dan awak
redaksi koran singgalang serta beberapa LSM/NGO Lokal lain di Sumatera
Barat.

Dari hasil sosialisasi dapat saya tangkap bahwa KKM 2010 diharapkan
akan mengimplementasikan ABS-SBK kembali ke khitah. Namun satu hal
yang terpikir dibenak saya ketika itu adalah jika simbol ABS-SBK tu
yang jumlahnya ribuan sekarang sudah hancur diterjang gempa. Program
aksi kami (KPRRS) untuk membangun kembali Surau nan runtuh itu tak
sedikit mendapat pro kontra, bahkan ada yang mempertanyakan Surau
dibangun untuk apa? Wah kalau ini dipertanyakan biarlah salauang nan
manjawek e.

Kami (KPRRS) mengharapkan KKM 2010 membawa rekomendasi bahwa kita akan
bersama-sama berjuang membagun kembali ribuan surau sebagai simbol ABS-
SBK yang sundah hancur di terjang gempa (jangan heran jika sholat
jamaah sudah tak ada lagi, sholat jumat dibedeng atau tenda dururat
serta anak-anak tidak lagi mengaji sejak 9 bulan pasca gempa).
Sehingga sinergi ini memang sangat dibutuhkan

'Wassalam

-- 
.
Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan 
mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

-- 
.
Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan 
mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke