Gaun
Oleh K Suheimi

Suatu kisah yang menarik yg dikirim oleh Yanti


Suatu hari, seorang ibu yang mempunya seorang anak terlihat sedang membeli 
sehelai baju untuk puterinya yang baru berusia 6 tahun. Dari model dan bahan 
yang digunakan/ dapat diketahui kalau baju itu dijual dengan harga yang mahal, 
tapi karena sayang dengan buah hatinya dan ingin membahagiakannya, si ibu tidak 
segan-segan mengeluarkan uang ratusan beberapa lembar untuk membeli baju 
tersebut .

Sesampainya di rumah, ia langsung mencari puterinya dan memperlihat sebuah gaun 
cantik yang ia beli, seperti yang ia bayangkan.... anak gadisnya sangat 
bahagia, dan senang sekali dengan gaun tersebut, dan berencana mengenakan baju 
tersebut ke pesta ulang tahun temannya .

Dan memang ... ketika akan bersiap-siap ke pesta temannya, anak yang cantik itu 
semakin cantik dengan gaun yang ia kenakan, tapi ketika di pesta, karena 
kecerobohan seorang pelayan, sepiring kecil makanan jatuh mengotor bajunya.
Sesampainya di rumah, melihat gaun mahal si anak kotor dan noda nya tidak bisa 
diangkat, bukan main marahnya si ibu . Karena uang ratusan ribu yang 
dikeluarkannya untuk gaun tersebut, sekarang tidak ada artinya lagi . 

Si anak pun sedih dan hanya bisa menangis, dan berkata

”mama... kalau aku tahu mama akan semarah ini, mungkin aku tidak akan 
mengenakan gaun itu tadi . Dan aku juga tidak akan pernah diminta dibelikan 
gaun semahal itu ....

Classy people, ada begitu banyak cara orang untuk mencapai kebahagiaan, 
kekeliruan orangtua dan anak akan makna bahagia akan berdampak fatal. Mungkin 
maksud si ibu tadi membelikan gaun yang mahal agar anaknya bahagia, tapi ketika 
baju itu kotor dan ia memaharinya, bahagiakah si anak itu .Tidak... bahkan baju 
itu telah membuat si anak menangis dan menyesal . Dalam kehidupan sehari-hari 
seringkali konflik terjadi antara orangtua dan anak/ 
yang berawal dan perbedaan memaknai arti bahagia. Orangtua memaksakan keinginan 
tertentu pada anaknya dengan dalih demi kebahagiaan sang anak, namun sang anak 
malah merasa tertekan, sehingga pada saat yang bersamaan mereka mencari dan 
menemukan kebahagiaan dengan cara yang lain. bahkan mungkin bertolak belakang./

Pekanbaru 14 Juni 2010

Powered by Telkomsel BlackBerry®

-- 
.
Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan 
mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke