Kkd. Sjamsir Sjarif di Riak nan Badabua, sarato dunsanak di palanta.

Ambo ingek curito seorang bapak, pensiunan prajurit Diponegoro yang
melaksanakan tugas operasi merebut SB dari kekuasan pasukan PRRI melewati
lembah Sianok nan indah.

Sekitar tahun 70 an, kutiko ambo baru menikah, malam malam di saat senggang
di rumah di Sokaraja, Banyumas, ambo sering mandanga curito panjang tentang
pengalaman hidupnyo, khususnyo ketika ditugaskan di SB sebagai prajurit.

Salah satu curito tentang operasi di melewati ngarai, lalu katonyo sampai di
kampuang nan rumahnya rancak rancak (mungkin Koto Gadang ?) dan
pemandangannya indah ke gunung.

Di salah satu rumah banyak ditamui bekas bungkusan nasi dari daun pisang,
mukasuiknyo, beliau curiga itu asrama tantara PRRI.

Ambo panciang, ....baa indak bapak baka sajo rumah rumah itu,
jaweknyo: *tentara
melaksanakan perintah, kalau atasan indak memerintahkan dan awak karajokan,
itu namonyo gerombolan, katonyo! *

Tentunyo curito nan paliang berkesan dek ambo iolah kutiko beliau bertugas
di Batusangka.

Beliau pernah mandatangi nagari ambo (7 km dari Btsk) .....eh pak, apo apak
wakatu itu alah meliek ambo basirawa pendek kalua dari lubang
persembunyian,...makonyo apak indak mandabuakkan mortir, kuatir kalau
menimpo kapalo ambo.....

Kok itu nan tajadi tantu malam iko ambo indak ka lalok di rumah apak, kato
ambo manambahi  ..... semoga almarhum diampuni dosanya, diberi pahala sesuai
dengan amal perbuatan karana berjasa bagi keluarga, amin ya robbil alamin.

Informasi: Novel karangan, Carl Chairul berjudul Ketika Merah Putih
Terkoyaknan Mak Ngah sabuikkan itu alah ambo cari di berbagai TB,
katanya tak ada
tersedia.

Ambo raso, untuk memahami rentetan peristiwa *sebab akibat* yang terjadi di
negara kita, curito jadul iko paralu dibaca kembali, sebagai ilustrasi
lukisannya ambo sato sakaki sbb:

dikutip dari http://td73.nagari.or.id/tanjungprri.php (maaf diulang
postingannyo)

*XIII. Latihan pelaksanaan kekejaman di Tanjuang*

*Ini peringatan perlu ditulis
Kalau militer disusupi komunis
Muncul tindakan yang sangat sadis
Membunuh musuh secara bengis

Berita resmi diumumkan pemerintah
Dokumen dicatat dalam sejarah
Kaum Komunis berbuat ulah
Melakukan kudeta berdarah darah

Berita besar dari Lubang Buaya
30 September tahun 65
Ketika Komunis melawan negara
Prajurit membunuh jenderal mereka

Berpakaian lengkap mengenakan baret
Jenderal dikeroyok ibarat copet
Lalu disiksa diiris silet
Disaksikan Gerwani berjoget joget

Karena jenderal mati disiksa
Suharto marah luar biasa
Segera diumumkan ke pelosok negara
Komunis kejam tiada tara

Rakyat mengamuk kepada PKI
Anggota partai lalu dicari
Mereka dikejar ke pelosok negeri
Yang tertangkap lalu dibui

Perlu melihat contoh ke belakang
Ketika nagari terlibat perang
Apa yang terjadi di Tanjuang Sungayang
Oknum berlatih menyiksa orang

Ibarat catatan buku putih
Di Tanjung PKI mulai berlatih
Membunuh, menyiksa serta menyembelih
Meneror manusia menebar sedih

Latihan di Tanjung kelak dipraktekkan
Berbuat kejam mengikuti setan
Jenderal dibunuh secara mengerikan
Ke dalam sumur tubuh dibenamkan

Kincir padi di kampuang Batunjam
Di tepi jalan menuju Marapalam
Di kaki bukit tebing yang curam
Di situ terjadi pembunuhan kejam

Kejadiaannya ngeri luar biasa
TP ditangkap lalu dianiaya
Lehernya digorok dengan pisau baja
Perbuatan setan berujud manusia

Rakyat ketakutan bukan main
Ada tentara tidak disiplin
Menjadi pembunuh berdarah dingin
Seperti gerombolan tanpa pemimpin

Senja hari ketika pembunuhan
Gagak berkaok ikut memberitahukan 4
Ada iblis sedang berkeliaran
Di nagari Tanjung menebar kengerian

Saat penggorokan sedang berlangsung
Isyarat disampaikan oleh burung
Gagak terbang berkeliling kampung
Memberi tahu orang Tanjung

Gagak hitam berkaok kaok
Diselingi Jago ikut berkokok
Ada manusia sedang digorok
Memakai pisau sejenis golok

*


*
*Salam

Abraham Ilyas Lk. 65th.
www.nagari.org
*



*

-- 
.
Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan 
mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke