Asslm.Wr.Wb. Untuk negeri 1000 Surau. Pada abad 15 transportasi jalan kaki, kuda, dan pedati. Abad 16-20 transportasi infantri, kavaleri dan marinir.
Perjalanan antar negeri berhari-hari dengan berjalan kaki, menyusuri lembah bukit dan saat malam tiba menetap di Surau untuk transit, melepas lelah, menghindar binatang buas, menunggu cahaya matahari tiba. Surau hidup dengan aliran aie wudlu dan tempayan penampung aie wudlu. Cara thaharah yang dipujikan Allah pada penduduk sekitar Quba, Madinah, thaharah menggunakan aie bukan batu. Kita beruntung dengan cukupnya aliran aie dan hujan yang sering. Kini abad Cahaya, surau terang dengan cahaya lampu, mudah membaca Alquran setiap waktu, mudah terlihat nyamuk yang bergerilya menghisap darah merah. Lampu lcd, tft pixelnya memancarkan cahaya menyusun huruf Al Quran di Smartphone dan Laptop. Kini jalan beraspal, jembatan beton kendaraan motor, mobil, bis, kapal dan pesawat. Akses ilmu dan silaturahmi bisa dicapai dengan alat komunikasi. Dimana urgensinya Surau ? Surau adalah sarana yang ideal untuk belajar baca dan tulis Al Quran. Membaca dari kanan ke kiri, dari kebaikan ke kejahatan (semoga dihindari). Tempat ideal pengajaran diusia dini. Berusaha mengarungi negeri-negeri dalam amal shalih ekonomi, biaya penginapan dapat direduksi, ketika tua bermukim pada masjid terdekat. Tentunya terjaganya kehormatan diri, darah, nyawa, terjaganya barang bekal dan perdagangan hanya terjamin bila diterapkan hukum Islam yang kaffah, yang mengikat masyarakat pemukim dan pendatang. Negeri yang diberkahi Allah SWT. Semoga bermanfaat. Wass.Wr.Wb. AUGI JD augispot.blogspot.com On 6/18/10, Roland Y. Mandailiang <[email protected]> wrote: > Mamak dan Dunsanak sapalanta, > > Basamo mohon maaf lahia bathin se kito basamo lai... > > Semoga Allah memaafkan kata yang terucap dan hati yang tersakiti. > > > > -- > > Roland Yulianto Mandailiang > رولان يوليانتو > Jakarta, 26th > > “the best of you is the most contributed to the people” > > -- > . > Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di > tempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet > http://groups.google.com/group/RantauNet/~ > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: > - DILARANG: > 1. E-mail besar dari 200KB; > 2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; > 3. One Liner. > - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet > - Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting > - Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply > - Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an > keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe. > -- Sent from Gmail for mobile | mobile.google.com -- . Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting - Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
