Bagus sekali mamak

Salah satu situasi nan mampangaruhi adolah wilayah abu-abu yang banyak bana,
hinggo hampia campua aduak salah jo bana. Kalau ditanyo mengenai kewajaran
harta nan di dapek, selalu sajo ado pembenarannyo, bahkan nan kesannyo
sangaik konyol. Tempo edisi kini mengupas tentang harta petinggi di Polri,
sore ko ambo danga dari kawan, ado nan mamborong majalah tempo. Ambo indak
tahu pasti motifnyo, mungkin paralu batanyo ka rumpuik nan bagoyang.

Salam

andiko

Pada 28 Juni 2010 19:03, Muhammad Dafiq Saib <[email protected]>menulis:

> Assalaamu'alaikum wa rahmatullahi wa barakaatuhu
>
> Puisi nan rancak dari engku Taufiq Ismail
>
> *Gerakan Syahwat Merdeka (Atau Tentang Rasa Malu Yang Redup Tenggelam di
> Tanah Air Kita)*
>
> Reformasi sebagai gelombang raksasa
> Membawa perubahan politik dahsyat satu dasawarsa
> Dan menumpang masuklah penghancur nilai-nilai luhur bangsa,
> Penumpang destruktif pelaksana
> Dengan ciri kerja gabungan utama:
> Permisif: serba boleh
> Adiktif: serba kecanduan
> Brutalistik: serba kekerasan
> Transgresif: serba melanggar aturan
> Hedonistik: serba mau enak, foya-foya
> Materialistik: serba benda, diukur
>
> Dan mereka bekerja dengan leluasa, karena tidak ada rasa malu lagi dalam
> panca indera
>
> Dengan mengusung nilai permisif, serba boleh begitu-begini
> Hak orang lain diambil, tanpa rasa malu lagi
> Populernya ini disebut korupsi
> Dan menjadilah negeri ini menduduki papan atas di dunia koruptif kini
> Karena rasa malu terkikis nyaris habis
>
> Nilai permisif yang serba boleh itu menyebabkan hak penggunaan kelamin
> orang lain
> Diambil dicuri tanpa rasa isi
> Karena rasa malu sudah sangat erosi
>
> Perilaku adiktif, serba kecanduan di negeri kita ini
> Melingkupi alkohol, nikotin, narkotika dan pornografi
> Dilakukan orang karena rasa malu yang makin kerdil mengecil
>
> Tingkah laku brutalistik, serba kekerasan
> Menyebabkan wajah Indonesia tak lagi ramah dan sopan
>
> Sedikit-sedikit murka, kepalan teracung, kata-kata nista
> Menggoyang pagar, merusak kantor, membakar kendara
> Bringas, ganas, sampai membunuh sesama bangsa
> Begitulah rasa malu sudah habis dan sirna
>
> Kelakuan transgresif, serba melanggar peraturan
> Mengakunya progresif, pelopor kemajuan
> Tapi sejatinya transgresor, melangkahi merusak tatanan
> Mendobrak tabu kepada yang muda diajarkan
> Karena rasa malu sudah hancur berantakan
>
> Perilaku hedonistik, serba mau enak dan foya-foya
> Memperagakan kekayaan di lautan kemiskinan
> Empati jadi direduksi luar biasa
> Karena rasa malu sudah raib ke angkasa
>
> Kelakuan materialistik, serba benda
> Segala aspek kehidupan diukur dengan uang semata
> Cengkeramannya makin terasa dalam perilaku hidup kita
> Karena rasa malu akan kita cari kemana
>
> Inilah adegan kehancuran budaya bangsa kita
> Salah satu sebab utama, dari banyak faktor yang dapat dieja
> Yang sepatutnya kita sebut sambil menangis
>
> Di dalam praktik di masyarakat kita hari ini
> Terutama berlangsung sejak Reformasi
> Tak ada sosok dan bentuk organisasi resminya
> Tapi jaringan kerjasamanya mendunia,
> Kapital raksasa mendanainya,
> Ideologi gabungan melandasinya
> Dengan gagasan neo-liberalisme sebagai lokomotifnya
> Dan banyak media massa jadi pengeras suaranya
> Dan tak ada rasa malu dalam pelaksanaannya
> Inilah Gerakan Syahwat Merdeka
> Dan pornografi salah satu komponen pentingnya.
>
> _________________
>
> Muhammad Dafiq Saib Sutan Lembang Alam
> Suku : Koto, Nagari asal : Koto Tuo - Balai Gurah, Bukit Tinggi
> Lahir : Zulqaidah 1370H,
> Jatibening - Bekasi
>
>
> ------------------------------
> **
>
>  --
> .
> Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di
> tempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet
> http://groups.google.com/group/RantauNet/~<http://groups.google.com/group/RantauNet/%7E>
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
> - DILARANG:
> 1. E-mail besar dari 200KB;
> 2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi;
> 3. One Liner.
> - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
> - Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting
> - Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply
> - Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an
> keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
>

-- 
.
Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan 
mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke