Sanak Palanta Salah satu bukti keberadaan Minangkabau tua adalah adanya prasasti dan batu-batu bersejarah. Ketika terjadi pertikaian dua ninik moyang, Datuk Perpatih Nan Sebatang dengan Datuk Katumanggungan, pertikaian itu diselesaikan dengan menikam batu. Satu batu teramat terkenal yaitu Batu Batikam yang terletak di Nagari Limo Kaum, sementara itu satu batu justru lebih menjadi simbol perdamaian karena masing-masing datuk menikam batu yang sama pada sisi yang berbeda. Batu itu adalah Batu Baliang yang terletak di Ujung Tanah, Bodi, Nagari Sungai Tarab. Selain itu ada juga sebuah batu yang bernama Kurimbang batu Alang yang merupakan tempat/galanggang rakyat di Nagari Sungai Tarab. Konon sejarahnya, Ciondua Mato pernah bermain disini.
Di bawah ini link fotonya, selamat memandang http://www.facebook.com/album.php?aid=70744&id=1378658278&l=67456f33b7 Salam Andiko Sutan Mancayo -- . Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting - Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
