Walaikumsalam wr.wb.

Armen, ambo ndak mangarati persis tentang adat dan agama.

Tapi kalau satu2nya pembeda itu adalah karena matrilieal itu (atau lebih
spesifik lagi: tentang pusako tinggi), apakah tidak mungkin para ahli adat
dan agama mencari suatu titik temu ya ...

Misalnya, dengan melihat pusako tinggi itu sebagai "public property" yang
boleh dimanfaatkan bersama, tapi tidak boleh dijual. Mungkin ga kalau ini
dilihat seperti (seperti lho, bukan sama) dengan fasos-fasum yang dibangun
oleh developer komplek perumahan? Mungkin "penguasa" nya pak RT, dikerjakan
bersama (secara fisik ataupun pendanaan), hasilnya untuk bersama .... tapi
fasos-fasum itu tidak boleh dijual

He he, tapi itu pikiran sederhana ambo


Riri
Bekasi, l, 48

2010/7/14 Armen Zulkarnain <[email protected]>

> Assalamualikum pak Riri, tentu saja hal ini berbeda dengan kondisi di ranah
> minang karena kita menganut pula matrilineal, pusako tinggi dan lain
> sebagainya. Karena itu pula perlu kajian yang lebih mendalam dan dituliskan,
> sehingga menjadi bahan untuk bisa dipahami oleh masyarakat saat ini &
> generasi penerus minangkabau. Saya sangat berharap nantinya KKM 2010 ini
> menjadi civil society masyarakat minangkabau yang merupakan wadah bersama
> dari civil society - civil society  yang sudah ada selama ini.
>
> wasalam
> AZ - 32 th
> padang
>
> Lidah orang berakal di belakang hatinya,
> Hati orang bebal dibelakang lidahnya (Buya Hamka)
>
>
>  --
> .
> Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di
> tempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet
> http://groups.google.com/group/RantauNet/~
> ===========================================================
> UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
> - DILARANG:
> 1. E-mail besar dari 200KB;
> 2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi;
> 3. One Liner.
> - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
> http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
> - Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting
> - Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply
> - Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan
> mengganti subjeknya.
> ===========================================================
> Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an
> keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
>

-- 
.
Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan 
mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke