HIV/AIDS Mengkhawatirkan 

Pasaman, Singgalang. Kasus HIV/AIDS di Sumbar mengalami peningkatan cukup
serius setiap tahun. Berdasarkan data di RS. M. Djamil Padang, sejak 2003
hingga awal 2010, terdapat 361 kasus HIV/AIDS.

Dari jumlah itu, per Maret 2010, tercatat 100 penderita meninggal dunia.
Pasien baru yang masuk ke RS milik pemerintah itu, sekitar 21 orang.

Pasaman
Sementara itu, belum lama ini ditemukan dugaan HIV/AIDS pada salah satu
nagari di Mapat Tunggul Selatan, Kabupaten Pasaman.
Di nagari itu, Yeyen, 35, (samaran-red) yang diduga penderita HIV/AIDS
meninggal dunia tiga bulan lalu.
Warga di nagari tersebut kini sedang resah. Santer beredar desas-desus,
Yeyen telah berhubungan badan dengan ratusan remaja setempat. Besar
kemungkinan, hubungan sejenis tersebut telah menyebarkan HIV/AIDS.

Yeyen yang waria itu meninggal setelah sempat dirawat di RSUD Lubuk
Sikaping, Ia diduga terinveksi virus HIV/AIDS yang menurut dugaan, virus
didapatkan ketika ia merantau ke Batam dan Jakarta.

Salah seorang teman almarhum, Susi (juga nama samaran) kepada Singgalang,
Selasa (13/7), menyebutkan, almarhum sebelum meninggal dunia terindikasi
menderita HIV/AIDS.

Yeyen selain pernah dirawat di RSUD Lubuk Sikaping, sempat pula  dirujuk ke
RS. M Djamil.

Dikatakan Susi, saat akan dirujuk ke M Djamil, almarhum memiliki tanda tanda
secara fisik terserang virus HIV/AIDS. Namun Yeyen menolak diperiksa labor
maupun  perawatan lanjutan hingga meninggal.

Dikatakan Susi, menurut pengakuan Yeyen, ratusan remaja pernah kontak
langsung (berhubungan badan) dengannya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman, Yusnimar  yang dikonfirmasi
Singgalang Selasa kemarin, mengakui tiga bulan lalu pihaknya telah menerima
laporan tentang warga yang diduga mengidap HIV/AIDS yang meninggal dunia
pada salah satu nagari di Mapat Tunggul Selatan. "Kita belum memperoleh data
tentang Yeyen. Belum bisa divonis mengidap HIV/AIDS. Analisa sementara
paramedis, kuat dugaan ia terserang virus HIV/AIDS," terang Yusnimar.

Almarhum sempat  dirawat di RSUD Lubuk Sikaping, dirujuk ke RSUD M Djamil,
guna menjalani pemeriksaan labor dan perawatan lanjutan, namun  gagal
dilaksanakan. "Yeyen tak bersedia diperiksa. Beberapa hari kemudian ia
meninggal dunia," katanya.
Yusnimar menyebutkan, pihaknya akan turun langsung ke nagari tersebut guna
melakukan penyuluhan dan sosialisasi pada masyarakat tentang HIV/AIDS, Rabu
(14/7) hari ini. (424/107)

Rabu, 14 July 2010
http://www.hariansinggalang.co.id/index.php?mod=detail_berita.php&id=7787

-- 
.
Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan 
mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke