Resah Dan Gelisah Oleh K Suheimi
Pengajian saya subuh ini di masjid An Nur berjudul Resah Dan Gelisah Kenapa kita Resah Dan Gelisah?. Salah satu sebabnya bila ada janji yang tak kita penuhui. Kita akan selalu ingat akan janji itu. Alam bawah sadar akan selalu menuntut agar janji itu dipenuhui. Selama janji itu belum di penuhui maka jiwa itu akan selalu menuntut, hinga kita tak tenang, tidur tak lelap, makan tak enak karena janji. Dulu ketika bertemu sperma dan ovum, ketika roh akan di tiupkan kepada Roh ini Allah minta kesaksian dan perjanjian. "Alastu birabbikum?" Bukankan Aku TuhanMu yang menciptakanmu?. "Masing2 Roh itu menjawab "Bala sahidna" benar ya Allah aku menyaksikannya. Ini membantah anggapan bahwa ada yang berkata "saya tak berhendak lahir ke dunia" kalau kita lihat dalam proses kejadian. Ratusan folokel premordial dan 250 juta sperma berlomba memperebutkan utk bisa jadi manusia. Makanya Allah memberikan syarat. Dan kita berjanji memenhui syarat yang diberikan Allah, hingga kita gelisah ketika janji itu tak terpenuhi. Ketika meninggal di bacakan "Inna lillahi wa inna ilaihi rojiun" dalam kalimat "Inna lillahi wa inna ilaihi rojiun" tersimpul dua pengertian . Allah adalah asal, sekali gus Allah adalah tujuan, dari Nya kita datang, kepadaNya kelak kita kan kembali. Sesungguhnya UntukNyalah segala persembahan dan pengabdian ini. Maka ketika manusia menyimpang dari dari garis yang telah ditetapkan Allah. Dan ketika manusia tak berjalan pada koridor ke Redhaannya, maka manusia itu akan resah dan gelisah karena dia mengingkari janji yang pernah di lafazkannya, tapi tak berhasil memenuhinya. Makanya manusia, dimanapun berada suka tidak suka selalu berusaha mencari Tuhannya. Kalau tidak maka manusia itu akan resah dan gelisah. Saya tanya jemaah subuh di masjid An Nur yang kebetulan pagi ini turun hujan, jawabnya memenuhui panggilan ilahi, semoga kami yang telah terbiasa memenuhui panggilan Ilahi ini, kelak tak canggung ketika datang panggilannya yang terakhir. Kemudian menjalin tali silaturrahim dengan sesama jemaah. Betul tanpa disadarinya semua mencari Allah yang Ar Rahim itu. Makanya dalam hidupmanusia itu ingin menemui Allah menunaikan janji yang pernah di lafazkannya. Ketika manusia bisa menunaikan dan memenuhui janji yang di lafazkannya, ketika itulah dirasakannya. Hati yang penuh kedamaian, fikiran yang penuh ketentraman dan perasaan yang penuh ketenangan. Dan itulah kebahagiaan. Pesan rasul "Irhammu. Fil ardh yarhamkum fissamak" Kasihani yg di bumi maka yg dilangit akan mengasihimu" Rasakanlah nikmatnya dalam memberi dan meringankan beban orang lain. Kebahagian itu dikaitkan dengan kemampuan kita membahagiakan orang lain. Pesan Rasul " mudahkanlah kamu akan dimudahkan, Lapangkanlah kamu akan di lapangkan Bila anjuran yg diatas di amalkan, kita akan mendapatkan kesehatan jasmani dan Rohani, lahir dan bathin Masjia An Nur 16 Juli 2010 Powered by Telkomsel BlackBerry® -- . Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting - Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
