2010/7/22 Darwin Chalidi <[email protected]>: > Ass Wr. Wb. Sanak Palanta.Apokah ado referensi dlm adaik di Minang tarutama > Pariaman mengenai keberadaan Labay > & Tuangku dari dunsanak yang lebih tahu.?Tindakan mereka yang memimpin do'a > dgn membakar kemenyan sdh masuk > kedalam syirik & bertentangan dengan konsep ABS-SBK. >
Baiknya kita cari tahu dulu tujuan penggunaan kemenyan tersebut, Pak Darwin. Memang di Indonesia kemenyan acap dikaitkan dengan ritual syirik, tetapi bukan kemenyan juga memiliki fungsi lainnya. Kebetulan saya sendiri suka dengan aroma kemenyan untuk wewangian. Wassalaamu'alaykum warahmatullahi wabarakaatuh, -- Abu 'Abdirrahman, Ahmad Ridha bin Zainal Arifin bin Muhammad Hamim (l. 1400 H/1980 M) -- . Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting - Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
