Rang Dapua RN yth. Saya pakai Bahasa Indonesia supaya terang maksudnya. Sehubungan dengan postingan di bawah, saya keberatan dengan penyampaian sanak Z yang terkesan melecehkan dan tidak memberikan argumentasi yang jelas tentang pendapatnya. Saya kurang tahu maksud di dalamnya, yang mungkin dikarenakan ybs merasa memiliki otoritas untuk menyampaikan bahasa seperti itu di palanta ini. Saya kurang tahu netiket RN dan koordinasi di antara moderator di palanta ini, namun penggunaan bahasa seperti itu oleh salah seorang moderator sungguh tidak patut. Seorang moderator seharusnya bersifat kondusif, santun, tidak berpihak. Saya juga memoderatori beberapa milis dengan keanggotaan yang kompleks, namun netiket yang kami gunakan cukup tegas. Pernah seorang moderator yang menggunakan bahasa walau tidak sevulgar bahasa di bawah, dan setelah itu langsung kami berhentikan sebagai moderator. Bila palanta RN tidak bisa sedewasa itu, mungkin saya ingin mundur dari palanta ini. Demikian disampaikan, lebih kurang mohon dimaafkan. Wassalam, -datuk endang
--- On Sat, 7/24/10, Z Chaniago <[email protected]> wrote: Assalamu'alaikum Ww Bak kato kawan diskusi ambo di thread nan lah ditutuik baraso pangulu itu merupakan refleksi dari bla-bla-bla... marupokan representasi dari bla-bla-bla dan punyo legitimasi yang bla-bla-bla.... nah apokoh refleksi dan representasi sarato legitimasi itu berlaku untuk kejadian ini ? .... jawabannyo duo sisi samo : Tentu tidak.... Di sisi anak-kamanakan... nggak mau dong gua disamain dengan penjudi itu...nggak mau dong gua di representasikan sebagai penjudi juga...dan nggak pernah tuch gua memberikan mandat kepada penjudi.... di sisi (mohon maaf) niniak mamak .... niniak mamak , khususnyo pangulu itu kato Yus Dt Parapatiah dalam salah satu kasetnyo... martabat pangulu itu sahalai kebenaran.....- sila terjemahkan sendiri... Ah....judi omset 300 ribu ko cuma satu dari ribuan kejadian yang lain....dan masalah iko kecil dibanding ribuan masalah besar yang lain.... , izinkan ambo maambiak ide dari tulisan ibu eileen rahman di kompas sabtu 24 Juli 2010 tentang miskin.... -- . Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting - Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
