Hari minggu kemarin saya berkumpul dengan teman2 lama di salah satu rumah di 
kota padang. Ada pengajian pendek diberikan ole ustadz muda lajang berumur 26 
tahun tamatan iain. Kala pengajian dimulai  sang ustadz memperkenalkan diri 
dengan nada kocak dan bersahabat. Pengajian diisi dengan cara segar mengutip 
ayat al Qur'an dan butir hadist secara fasih. Setiap pertanyaan dijawab lugas 
penuh dengan kutipan ayat dan hadist shahih dan penuh  canda, maklum pertanyaan 
dari ''preman2'' tua penuh dengan garah. Memang ustadz muda yang profesional 
dan nyaman didengar kajiannya. 
Terbayang saya tulisan pak MN tentang MAS. Kalau saja ada 1000 ustadz seperti 
itu di Sumbar, maka implementasi konsep MAS akan mudah dilaksanakan. Mereka 
akan punya masadepan yang cerah kalau para pemangku adat bergaya moderen 
seperti itu juga. Insya Allah.


      

-- 
.
Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan 
mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke