السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ 

Wah bagus sekali untuk jadi cermin perbandingan akan saya kirim pada teman2
وَعَلَيْكُمْ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ 
 
Powered by Telkomsel BlackBerry®

-----Original Message-----
From: "Hilman Syarkawi" <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Mon, 2 Aug 2010 09:30:08 
To: ****SMA1BKT<[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: [SMA1Bkt Jaya] FW :  Perbuatan baik tak pernah sia-sia

Perbuatan Baik Tidak Pernah Sia-Sia

Alkisah ada seorang dermawan yang berkeinginan untuk berbuat kebaikan. Dia
telah menyiapkan sejumlah uang yang akan dia berikan kepada beberapa orang
yang ditemuinya.

Pada suatu kesempatan dia bertemu dengan seseorang maka langsung saja dia
menyerahkan uang yang dimilikinya kepada orang tersebut. Pada keesokan
harinya tersiar kabar bahwa ada seseorang yang telah memberikan sejumlah
uang kepada seorang penjahat beringas. Mendengar kbr ini si dermawan hanya
mengatakan” Ya Tuhan aku telah memberikan uang kepada seorang penjahat”

Di lain waktu, dia kembali bertemu dengan seseorang, si dermawan pada hari
itu juga telah berniat untuk melakukan kebaikan. Ia dengan segera memberikan
sejumlah uang kepada orang tersebut. Keesokan harinya tersiar kabar bahwa
ada seseorang yang telah
memberikan uang kepada seorang koruptor. Mendapat kabar ini si dermawan
hanya berkata “Ya Tuhan aku telah memberikan uang kepada koruptor”.

Si dermawan ini tidak berputus asa, ketika dia bertemu dengan seseorang
dengan segera dia menyerahkan sejumlah uang yang memang telah disiapkannya.
Maka esok harinya pun tersiar kabar bahwa ada seseorang yang telah
memberikan sejumlah uang kepada seorang
kaya raya. Mendengar hal ini si dermawan hanya berkata. ”Ya Tuhan aku telah
memberikan uang kepada penjahat, koruptor dan seorang yang kaya raya”.

Sekilas kita bisa menyimpulkan bahwa si dermawan ini adalah seorang yang
“ceroboh”. Asal saja dia memberikan uang yang dimilikinya kepada orang yang
tidak dikenalnya, padahal jika dia lebih teliti maka niat baik nya itu bisa
lebih berguna tersalurkan kepada
orang yang memang membutuhkan.
Tapi ternyata suatu niat yang baik pasti akan berakhir dengan baik, pun
begitu pula dengan “kecerobohan” si dermawan.

Uang yang diberikannya kepada sang penjahat ternyata mampu menyadarkannya
bahwa di dunia ini masih ada orang baik, orang yang peduli dengan lingkungan
sekitarnya. Penjahat ini bertobat dan menggunakan uang pemberian sang
dermawan sebagai modal usaha.

Sementara sang koruptor, uang cuma-cuma yang diterimanya ternyata menyentuh
hati nuraninya yang selama ini telah tertutupi oleh keserakahan, dia
menyadari bahwa hidup ini bukanlah tentang berapa banyak yang bisa kita
dapatkan. Dia bertekad mengubah
dirinya menjadi orang yang baik, pejabat yang jujur. 

Sementara itu pemberian yang diterima oleh si kaya raya telah menyadarkan
dirinya, karena selama ini dia adalah seorang yang kikir, tak pernah
terbersit dalam dirinya untuk berbagi dengan orang lain, baginya segala
sesuatu harus lah ada timbal baliknya. Dirinya merasa malu kepada si
dermawan yang dengan kesederhananya ternyata masih bisa berbagi dengan orang
lain.

Rekan sekalian, tak akan ada yang berakhir dengan sia-sia terhadap suatu
kebaikan. Karena kebaikan akan berakhir pula dengan kebaikan. Hidup ini
bukanlah soal berapa banyak yang bisa kita dapatkan, tapi berapa banyak yang
bisa kita berikan








Hilman Syarkawi '85 - Medan
 



:BCA:

-- 
.
Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan 
mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke