assalamualaikum pak Datuak Endang..... salamo mengikuti perbincangan tentang pengharaman ESQ oleh Mufti Wilayah Persekutuan Malaysia, sampai yg terakhir nan ambo baco ko..di tambah jo berita2 nan kalua di berbagai koran di malaysia, agak batanyo juo hati mancaliak kejujuran pendiri ESQ ko...sebab, awal awal lagi gencar mempertahankan diri, sampai mengheret Pemerintah Malaysia bersidang di Perlimen, mengheret Majlis Fatwa Kebangsaan/Nasional untuk menentukan sikap...tapi eh..eh...ujung2nya mengakui ada kekhilafan dalam mentafsirkan (ayat2 Al Qur'an) tentunya..jadi ajaran apa yang menjadi pedoman kepada alumnus2 sebelum ini???....kalau beliau seorang yang Ikhlas...seharusnya meminta maaf kepada para murid2nya...
bukan senang menjadi seorang Motivator....kalau silap yang di ajar dan do doktrinkan..besar tanggung jawabnya di Akhirat nanti...walaupun sudah kaya raya dan banyak pengikut... maaf bana, dek masih mamakai bahaso nan ba campua campua...minang melayu Indonesia, sekali lagi maaf kok ado nan ndak berkenan wassalam, ryan 43 Ipoh ________________________________ From: Datuk Endang <[email protected]> To: [email protected] Sent: Mon, August 2, 2010 4:43:59 AM Subject: Re: [...@ntau-net] RE: Ada apa Dengan ESQ Mudah-mudahan sajo alah ado perbaikan dalam training ESQ. Barikuik ambo taruihkan informasi dari kawan : Source: http://groups.yahoo.com/group/Tauziyah/message/22477 --begins-- Akhirnya Ary Ginanjar Akui Kekeliruan ESQ Oleh M. Fachry pada Senin 26 Juli 2010, 08:34 PM BEKASI (Arrahmah.com) - Ini sebuah surat dari seorang saksi mata pertemuan antara Ary Ginanjar, pemilik dan pengelola ESQ dengan Ustadz Farid Okbah yang diadakan pada hari Selasa (20/7) di Meeting Room Radio Dakta. Dalam pertemuan tersebut Ary Ginanjar akhirnya mengakui kekeliruan ESQ terutama dalam memahami tafsir dan syarah keduanya. Berikut isi surat lengkapnya. Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Di tengah gonjang-ganjing status "keabsanan" ESQ Ary Ginanjar setelah difatwa sesat oleh Mufti Malaysia, alhamdulillah, di Bekasi Jawa Barat terjadi dialog dari hati ke hati antara seorang alumnus training ESQ, Ustadz Farid Achmad Okbah MA dengan pendiri ESQ, Bapak Dr Ary Ginanjar Agustian. Dialog diadakan pada hari selasa 20 Juli 2010 pukul 18.30 - 20.00 WIB di Meeting Room Radio DAKTA Jl. KH. Agus Salim Bekasi. Saya adalah salah satu saksi mata pertemuan antara Bapak Dr. Ary Ginanjar Agustian dengan Ustadz Farid Ahmad Oqbah, MA (Direktur Islamic Center Al-Islam Bekasi dan narasumber Kajian Aqidah Radio Dakta 107 FM Bekasi). Pertemuan ini terkait penjelasan atas beberapa koreksi Ustadz Farid terhadap ESQ yang dimuat di berbagai media, antara lain voa-islam.com (baca: Nasihat Alumnus ESQ untuk Ary Ginanjar Agustian). Ustadz Farid Okbah berani mengoreksi beberapa ajaran ESQ Ary Ginanjar, karena beliau telah mengikuti pelatihan ESQ tahun 2006 silam. Ust Farid sendiri adalah alumni ESQ ke-46. Dalam pertemuan itu sangat jelas dan terang Bapak Ary Ginanjar menerima semua koreksi Ustadz Farid dan berjanji akan memperbaiki kekeliruan-kekeliruannya. Di samping memang Pak Ary sendiri sangat kooperatif, terbuka dan jujur menerima semua masukan Ustadz Farid. Perlu dicatat bahwa hampir semua nasihat dan koreksi Ustadz Farid sama persis dengan Fatwa Ulama Persekutuan Malasyia yang menyesatkan ajaran ESQ. Dan itu tidak dibantah sedikit pun oleh Pak Ary. (Adalah urusan Allah yang tahu apakah Pak Ary menerimanya atau tidak) Sebelumnya kita tahu betul bahwa Bapak Ary Ginanjar menolak semua dakwaan bahkan cenderung membenturkan ulama dengan ulama. Sementara Majelis Fatwa Mudzakarah Malasyia yang mendukung ESQ pun tetap dengan syarat ESQ memperbetul (memperbaiki) kekeliruan yang sudah terjadi. (Karena kebenaran tidak bisa dikalahkan dengan banyaknya jumlah yang mayoritas). Sementara itu, Ust Farid memandang bagaimanapun juga ESQ adalah aset umat yang sangat berharga yang harus dijaga dan didukung namun tetap harus dikoreksi jika terdapat kekeliruannya di dalamnya, sebagai kewajiban saudara muslim terhadap muslim lainnya agar sama-sama selamat dunia akhirat. ...Ary Ginanjar dengan besar hati mengakui kekeliruannya. Ia menegaskan bahwa dari awal ESQ sangat komitmen terhadap Al-Qur'an dan As-Sunnah. Hanya beliau menyadari ada kekeliruan dalam memahami tafsir dan syarah keduanya.... Ustadz Farid Okbah juga sangat menyayangkan pembelaan membuta KH Said Agil Siradj dan Prof Dr Din Syamsuddin terhadap ESQ. Sementara Bapak Ary Ginanjar sendiri dengan besar hati mengakui kekeliruannya. Pak Ary menegaskan bahwa dari awal ESQ sangat komitmen terhadap Al-Qur'an dan As-Sunnah dan akan terus berpegang teguh kepada keduanya. Hanya beliau menyadari ada kekeliruan dalam memahami tafsir dan syarah keduanya. Pertemuan di atas berjalan penuh dengan nuansa kekeluargaan, akrab, hangat dan cair. Salut buat Pak Ary yang bersedia mendatangi Ulama untuk meminta taushiah, dan mengakui kekeliruannya. Semoga urusan umat ini semakin melancarkan perjuangan Da'wah ilallah. Perbaiki Bangkit, maju dan berkibarlah ESQ dengan semangat li'ilai kalimatillah. Amien. Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. Wildan Hasan (Penyiar Radio Dakta 107 FM Bekasi) Pusdiklat Dewan Da'wah Kp. Bulu Setiamekar Tambun Bekasi 17510 HP. 0813 8665 7822 Source : voa-islam.com --- On Tue, 7/27/10, Ephi Lintau <[email protected]> wrote: sedikit berbagi saja bpk/ibu..... >alhamdulillah, sewaktu di jkt kemarin saya diberikan kesempatan ikut ESQ >gratis >yang memang sdh di skedulkan oleh tim DIKTI dalam sebagian rangkain kegiatan. >menurut saya...maaf jika ada yg tidak berkenan... >setidaknya dgn mengikuti ESQ sedikit banyak kembali membangkitkan kesadaran >ttg >siapa kita, untuk apa kita di di dunia dan kemana muara dari kita hidup >didunia. >semua pelatihan memang disupport dgn pencahayaan, audio dan video yg mampu >menyadarkan bahwa kita ini memang masih banyak salah dan mesti introspek diri. >saya cukup tersentuh dgn kegiatan ini dan cukup menyadarkan ttg makna >hidup..., >dalam pemahaaman saya selama mengikuti seminar ini 3 jam...tidak ada yg >menyimpangdari ajaran agama islam yg saya pahami.... > >lalu apakah alumninya akan sadar dgn ESQ ? saya rasa itu juga bukan >jaminan...tergantung dari insan masing2, > >hanya sekedar berbagi... >banyak maaf.. > >salam >Yuhefizar a.k.a Ephi Lintau > -- . Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting - Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe. -- . Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting - Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
