السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

>Konon menurut kabar, dari hasil riset Bank Dunia (World Bank) menyebutkan
bahwa Indonesia adalah negara pemilik >pecahan mata uang terbesar kedua di
dunia, dengan pecahan mata Rupiah sebesar 100.000.

>Negara pemilik pecahan mata uang terbesar di dunia adalah Vietnam, dengan
pecahan mata uang Dong Vietnam sebesar 500.000.

>Sebenarnya tadinya itu Indonesia ada di urutan ketiga, dimana Zimbabwe di
urutan pertama dengan pecahan sebesar 10 juta >dolar Zimbabwe, lalu Vietnam
dengan di rangking kedua dengan pecahan 500.000 Dong Vietnam, selanjutnya
Indonesia di >peringkat ketiga dengan pecahan 100.000 Rupiah.


Menurut hemat saya akan lebih bijak, bila nominal besar yang ditarik dari
peredaran nominal Rp 100.000 , Rp 50.000 dan Rp 20.000 dibandingan
Redominasi yang agak membingungkan.

Uang tersebut dicetak oleh Pemerintah Pusat melalui PT Peruri dan
didistribusikan oleh BI untuk pembiayaan APBN dan APBD. Bila kita perhatikan
sebagian data Pendapatan dan Belanja Negara di APBN 2010

a .Pendapatan bukan Pajak:

Penerimaan SDA, Laba BUMN, PNBP lainnya, Pendapatan BLU  Rp  180,9 Triliun

b.Pendapatan Pajak:

Pajak dalam negeri Rp 702 Triliun dan Pajak Internasional Rp 27 Triliun


Pengeluaran Negara di APBN 2010

a.Belanja pemerintah Pusat Rp 700 Triliun

b.Transfer ke daerah Rp 310 Triliun.

Pembayaran bunga hutang Rp 115,6 Triliun

Subsidi Energi dan non energi Rp 144 triliun

Defisit Anggaran Rp 98 Triliun


Penerimaan pajak jauh lebih besar dibandingkan Penerimaan SDA dan laba
BUMN.

Pembayaran bunga hutang dan defisit lebih besar dibandingkan Penerimaan SDA
dan laba BUMN

Istilah sederhananya pendapatan tetap (bertambah sedikit), cicilan utang
wajib dibayar, hutang bertambah dan pajak meningkat.

http://www.fiskal.depkeu.go.id/webbkf/download/datapokok-ind2010.pdf


Bila memperhatikan saat ini 020810 harga minyak dunia mencapai $ 80 per
barrel sementara asumsi APBN 2010 $ 60 per barrel dan kurs dollar Rp.10.000.
Akan lebih baik, bila nominal terbesar Rp. 10.000 yang dicetak dan
didistribusikan oleh BI. Menjaga ketimpangan peredaran uang  dan harga
barang antara Kapital Jakarta dengan Daerah. Untuk berjaga-jaga akan lebih
baik menyimpan dalam bentuk emas yang nominalnya stabil selama 25 tahun.

Gadai BRI 
Syariah<http://www.brisyariah.co.id/index.php?option=com_content&view=article&id=26&Itemid=26>

Gadai Syariah <http://www.pegadaian.co.id/p.syariah.php?uid=>

Jual Beli Emas di Bursa Mulia
Pegadaian<http://www.kontan.co.id/index.php/investasi/news/4497/Jual-Beli-Emas-di-Bursa-Mulia-Pegadaian>


Semoga bermanfaat.

وَعَلَيْكُمْ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

AUGI JD

augispot.blogspot.com

-- 
.
Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan 
mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke