SENYUMKU
DERITANYA
Kubiarkan
saja apa yang dilakukannya padaku
Menebarkan
racun disekelilingku
Hingga
racunnya bertebaran sampai ke ujung dunia
Barangkali
hanya aku yang tahu
Aku
sedang berhadapan dengan serigala berbulu domba
Sehingga
dia aman dan nyaman diantara para domba
Tanpa
pertolongan-Nya
Jelas
aku tak mampu bernafas di udara yang beracun
Berkat
Rahmat dan Kurnia-Nya
Aku
selalu memperoleh udara yang segar
Walau
di ruang lingkup yang kecil sekali
Yang
membuatku tetap segar dan tegar
Tampil
tanpa beban
Dengan
senyum selalu bisa tersungging dibibirku
Tanggung
jawabpun kujalani sebaik yang kumampu lakukan
Membuatnya
semakin bersemangat menebar racun
Dimanapaun
dan kapanpun ada kesempatannya
Sepertinya
senyumku deritanya
Sebenarnya
aku kasihan padanya
Untuk
itulah aku pilih diam seribu basa
Biarlah
DIA yang di atas sana
Yang
Maha Tahu dan Maha Bijaksana
Yang
akan menentukan nasibnya
Sesuai
dengan janji-Nya
Bengkulu,
4 Agustus 2010
Hanifah
Damanhuri
--
.
Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
1. E-mail besar dari 200KB;
2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi;
3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di:
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan
mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.