Ketika bekerja selama sembilan bulan di Banda Aceh selang tahun 2007-2008 yang lalu, saya selalu berusaha untuk Junatan di Masjid Baiturrahman yang lumayan jauh dari kantor proyek tempat saya bekerja di Kutaalam. Khutbahnya bagus-bagus dan mencerahkan. Salah satu di antaranya khutbah yang bertajuk "Islam dan Demokrasi" yang disampaikan dengan sangat menarik oleh seorang professor doktor hukum dari Unsyiah beberapa hari menjelang bulan Ramadan di tahun 2007.
Dengan suara yang jernih dan intonasi yang terukur, Sang Khatib yang dari tuturannya tampak sangat menguasai syariat dan sejarah Islam itu memulai khutbahnya tentang Firman Allah SWT dalam Al-Qur'an mengenai `syura' (permusyawaratan) dan perintah Allah SWT kepada Nabi s.a.w. untuk bersikap lemah lembut kepada para sahabat dan pengikutnya. Khatib kemudian menguraikan penerapan syura sejak dari masa nabi, khulafurrasyidin dan para sultan-sultan di berbagai dinasti Islam sesudahnya yang tidak sama dari masa ke masa. Hal itu menurut Khatib disebabkan karena tidak adanya penjelasan lebih lanjut mengenai "syura dalam Al-Qur'an. Khatib mengakhiri khotbahnya dengan menyampaikan kesimpulannya, apabila dalam Al-Qur'an penjelasan mengenai sesuatu hal vakum, itu berarti Allah SWT memberikan ruang kepada kahlifah-Nya di bumi untuk menafsirkan dan mengaturnya sendiri. Wassalam, HDB St Bandaro Kayo (L, 67) Asal Padangpanjang, suku Panyalai, tinggal di Depok, Jawa Barat -- . Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting - Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
