Sanak Ahmad Ridha, urang awak ko sungguah santiang 'baminyak aia', 'papek di lua runciang di dalam'. Lain yg dikatakan lain pula yg diperbuat. Kita baru boleh mengatakan keadaan baik-baik saja tak ada apa-apa kalau pd tanggal 25 September nanti KKM berlangsung dengan selamat.
Saya masih harus diyakinkan terhadap kejujuran ucapan tokoh-tokoh urang awak dalam media massa, krn saya mendapat cukup banyak pengalaman dan informasi bhw lain yg diucapkan, lain pula yg diperbuatnya. Suatu perkembangan baru: sekarang ada kelompok yg terus terang menamakan diri sebagai 'Gerakan Menentang KKM' yg diotaki oleh Bung Asraferi Sabri, dan telah mengumumkan 'declaration of war' thd KKM, yg sudah tentu saya sambut secara frontal pula.( Orang Betawi akan berkata: 'ente jual ane beli'). Saya baru saja memposting jawaban saya secara lugas thd 'pernyataan perang' dari 'komandan kompi' GM KKM yg beranggotakan 224 orang ini,yg dimuat dlm hr Posmetro Padang tg 11 Agustus y.l.. Silakan Sanak. Ridha cermati Sampai selesai KKM saya tak akan pernah menganggap bahwa semua baik-baik saja. Saya menyiapkan jajaran 'pasukan KKM' untuk 'siap tempur' menghadapi 'lawan' yg amat lihay dalam taktik 'deception'. Tolong Sanak bantu KKM ini dengan doa. Terlebih dahulu terima kasih sebesar-besarnya. Wassalam, Saafroedin Bahar. Taqdir di tangan Allah swt, nasib di tangan kita. -----Original Message----- From: Ahmad Ridha <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Thu, 12 Aug 2010 20:27:11 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: Re: [...@ntau-net] Kongres Minangkabau Ditolak Pak Saaf, semua (terlihat) baik-baik saja kok. "[Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau, M. Sayuti Datuk Rajo Panghulu] berharap, kaum perantau Minangkabau lebih memfokuskan perhatiannya untuk memperbaiki kampung halaman, terutama dalam memperbaiki tingkat ekonomi masyarakat *ketimbang mengurusi sesuatu yang selama ini dianggap sudah berjalan baik dan sudah selesai dari sisi pembahasan*." http://oase.kompas.com/read/2010/08/11/20204345/Wajar..Tolak.Kongres.Kebudayaan.Minang ------------- Wajar, Tolak Kongres Kebudayaan Minang Rabu, 11 Agustus 2010 | 20:20 WIB *PADANG, KOMPAS.com* - Penolakan terhadap Kongres Kebudayaan Minangkabau I 2010 dianggap sesuatu hal yang wajar asalkan tidak sampai melakukan sesuatu yang dianggap bisa merusak rencana itu. Wakil Ketua Bidang Organisasi Gebu Minang, Amri Aziz saat dihubungi Rabu (11/8) mengatakan, penolakan yang dilakukan Dewan Kesenian Sumbar penolakan boleh-bolah saja dilakukan asalkan tidak sampai mengganggu pelaksanaan kongres tersebut. Amri mengatakan, perbedaan merupakan sesuatu yang lumrah dalam negara demokratis dan tidak semestinya disikapi dengan upaya saling menjatuhkan. Ia menambahkan, kini bukan saatnya lagi mengintimidasi rencana penyelenggaraan kongres tersebut dengan upaya penolakan. Menurut Amri, para perantau Minang juga memiliki kepedulian yang sama terhadap adat dan budaya Minangkabau dengan masyarakat yang tinggal di Sumbar. Sementara itu Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau, M. Sayuti Datuk Rajo Panghulu mengatakan, pihaknya tidak dalam posisi mendukung atau menolak pelaksanaan Kongres Kebudayaan Minangkabau. Namun menurut Sayuti, kongres tersebut diperkirakan hanya akan berguna untuk kepentingan pencerahan pribadi dibandingkan untuk kepentingan seluruh masyarakat Minangkabau. Ia berharap, kaum perantau Minangkabau lebih memfokuskan perhatiannya untuk memperbaiki kampung halaman, terutama dalam memperbaiki tingkat ekonomi masyarakat ketimbang mengurusi sesuatu yang selama ini dianggap sudah berjalan baik dan sudah selesai dari sisi pembahasan. -- . Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting - Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe. -- . Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting - Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
