*Tapi pailah ka surau. ambiak wudhuk. Baco Alqur-an.
Kana iduik kamati.
Disitu taraso kito banyak bakurang dalam amal
*------------------------------------------------------

*Bila seseorang membaca Alquran, dia mendapatkan empat hal yang mempengaruhi
"rasa" hati dan jiwanya
*
       * 1. Ketenangan jiwa
        2. Menambah iman
        3. Menambah khusuk dan ketakutan kepada Allah
        4. Menangis *

Seorang muslim membaca Alquran untuk *dua tujuan* yaitu:
untuk *kebutuhan hati* dan *kebutuhan akal* atau
(kebutuhan rasa dan kebutuhan periksa.)

*Bila untuk kebutuhan akalnya, maka dia harus memahami artinya.
Untuk itu diperlukan ilmu-ilmu yang banyak sekali. (lihat nan empat
sistematika ilmu pengetahuan).*

---------------------------------------------------

*Alquran Surat 73-20: “.....maka bacalah apa yang mudah (bagimu) dalam
Alquran dan dirikanlah sembahyang, tunaikan zakat..... ”

------------------------------------------------------

*Apabila seseorang membaca Alquran untuk kebutuhan hati dan jiwanya, maka
dia akan mendapat empat hal yaitu :

*1. Ketenangan jiwa*
Quran Surat 13:28: "*Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi
tentram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah hati
menjadi tenteram".
*
*2. Menambah iman*
Quran Surat 8:2: "*Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu hanyalah mereka
yang apabila disebut Allah gemetarlah hati mereka, dan apabila dibacakan
kepada mereka ayat-ayatNya, bertambahlah iman mereka karenanya, dan karena
Tuhanlah mereka bertawakkal".*

*3. Menambah khusyuk dan ketakutan kepada Allah*
Quran Surat 59:21: *"Kalau sekiranya kami menurunkan Alquran ini kepada
sebuah gunung, pasti kamu akan melihatnya tunduk terpecah belah disebabkan
takut kepada Allah".
*
*4. Menangis*
Quran Surat 17:109: *"Dan mereka menjungkur atas muka mereka sambil menangis
dan mereka bertambah khusyuk".*

------------------------------------------

Ibarat di surau, diskusi di palanta iko hakekatnyo manuruik ambo
mengaktualisasikan makna surat 73-20 (kutiko mambaco Qur'an), taraso lamak
sarupo urang sedang minum cindua saat babuko puaso (kok lai manggunokan raso
jo pareso.)

nan manuruik Pak TR: Hablum minallah harus saimbang jo Hablum minan nas, Apo
lai diskusi demi kemaslahatan masyarakat

Salam

AI

-- 
.
Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan 
mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke