Assalamu'alaikum WrWb,

Sanak sapalanta yang ambo hormati,

On 17 Agu, 22:45, Andrinof A Chaniago : Kalau manuruik ambo, sasaran
kito cukuik mambuek generasi mudah tasadarkan dan pemerintah tagarik
nak bakarajo. Nan pemerintah ko jaan kito manjokan jo maambiek alieh
karajonyo. Menginventarisasi aset-aset basejarah tu karajo wajib
pemerintah. Pitih untuak mangarajoannyo alah disadiokan dek rakyat nan
mambaia pajak dan malimpahkan hasil manjua sumber daya alam ka
pamarintah.

17 Agustus 2010, Nanang : ".....libatkanlah kawan-kawan fotografer nan
banyak di Padang, dan kawan-kawan media......"

Menurut pendapat saya, kutipan diatas adalah 2 buah statement yang
amat sangat benar, yang sering dilupakan dalam semangat tinggi kita
bersama untuk berpartisipasi dalam kebangkitan Sumbar.

Pertama, kita sering lupa dengan kewajiban dan tanggung jawab
Pemerintah;  kedua, kita lupa dengan peranan kontrol dari media dan
DPRD;  ketiga, kita lupa dengan keterbatasan kita sebagai rakyat
pembayar pajak, serta cara yang efektif untuk menyalurkan aspirasi
kita, dan keempat, kita sebagaimana disebutkan bung Andrinof diatas
sering terpancing untuk mengambil alih peran dan tanggung jawab
pemerintah.

Melibatkan fotografer dan media menurut saya adalah pilihan tindakan
yang tepat; baik untuk membangunkan pemerintah, DPR(D), partai politik
dan organisasi massa dari tidur panjang dan keasyikan mereka dalam
memikirkan kepentingannya sendiri.

Dimana kemudian RN dan warganya dapat berpartisipasi ?
Member RN yang terdaftar mungkin ada 3000an, yang rutin atau periodik
membuka milis ini mungkin 100an orang, yang aktif dalam membahas
sesuatu topik mungkin hanya puluhan atau belasan orang. Yang
jelas.....bagaimanapun militannya para member ini, hampir seluruhnya
punya aktivitas pokok lainnya yang hampir tidak memungkinkannya untuk
melakukan tindakan yang efektif.

RN adalah wadah berwacana di dunia maya, yang terkadang karena tidak
ada yang memoderasi bisa cepat berkembang menjadi perdebatan panas
yang sia-sia.
Dalam berwacana setiap orang sangat gampang untuk menjadi 'ahli' dalam
berbagai bidang, dan sangat militan dalam membela 'kebenaran' yang
dirasakannya sendiri.
Dua pekan terakhir ini kita umpamanya merasakan 'global warming' dari
perbenturan pemikiran dalam wacana menyangkut KKM.
Dan....dalam kehangatan berdiskusi kita kemudian cenderung untuk
menjadi tidak sabar atau tidak berfikir taktis dan kemudian mengambil
kesimpulan secara gampang untuk mengambil alih peran pemerintah.

Sinyalmen bung Andrinof dan cetusan pemikiran bung Nanang diatas layak
untuk dicermati dan dikembangkan guna mencari peranan RN yang efektif
terkait upaya memajukan ranah Minang.

Maaf dan Wassalam,

Epy Buchari
L-67, Ciputat Timur



-- 
.
Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan 
mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
  • ... Riri Chaidir
    • ... asfarinal, asfarinal, asfarinal, asfarinal nanang, nanang, nanang, nanang
      • ... Andrinof A Chaniago
        • ... asfarinal, asfarinal, asfarinal, asfarinal nanang, nanang, nanang, nanang
        • ... bandarost

Kirim email ke