Menarik pulo curito Pak Suryadi ko, 

Ruponyo Rajo Pagaruyung dan kawulanyo alah parokok juo di zamannyo.

 

Tapi memang agak lucu mambayangkan seorang kawula maminta api rokok ka
seorang rajo ko?

Kayaknyo sarupo baa wibawa seorang Rajo pagaruyung yo?

 

Smm, cibinong

 

From: [email protected] [mailto:[email protected]] On
Behalf Of Lies Suryadi
Sent: Tuesday, August 24, 2010 3:01 PM
To: [email protected]
Subject: Re: [...@ntau-net] Diperlukan Kerendahan Hati

 

Mamak Darwin nan ambo hormati,

Konsep "Bapak Bangsa" itu dalam budaya rang awak (Minang) yang egaliter ini
kelihatannya tidak begitu cocok. Seorang bisa dihormati tapi tak ada yang
sampai dipuja2. Seorang Belanda mencatat bahwa ia tercengang ketika dalam
sebuah pertemuan di istana Pagaruyung, seorang kawula biasa dengan enteng
meminta api rokok kepada raja Pagaruyung. Orang yang pintar hanya
ditinggikan seranting, didahulukan selangkah.

 

Baa manuruik sanak di Palanta?

 

Salam,

Suryadi



-- 
.
Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan 
mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke