Gubernur Pertama dari Partai politik


Irwan-Muslim Dilantik di Garase


 

YUNI dan A.R Rizal 

PADANG - SINGGALANG Besok, (Minggu, 15/8) Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar
terpilih Irwan Prayitno dan Muslim Kasim dilantik Menteri Dalam Negeri
Gamawan Fauzi atas nama Presiden. Pelantikan dilaksanakan dalam rapat
paripurna istimewa DPRD.
"Pelantikan gubernur dan wakil gubernur secara teknis sudah siap," kata
Ketua DPRD Yultekhnil, Jumat (13/8).
"Pelantikan kali ini agak istimewa," kata Wakil Ketua DPRD, Trinda Farhan
Satria. Pelantikan berlangsung di garase gedung DPRD.
Hal itu karena aula utama gedung wakil rakyat itu mengalami kerusakan parah
pascagempa tahun lalu.
Garase yang terletak di bagian belakang gedung DPRD menurut Farhan memang
sudah disulap sebagai aula utama. "Seperti yang sudah-sudah, kita manfaatkan
apa yang ada. Rapat paripurna istimewa akan berlangsung di garase," ujar
Farhan.
Untuk menyambut tamu yang dipastikan membludak, tenda besar sudah disiapkan
di depan garase hingga halaman samping gedung dewan. 
Berdasarkan data protokoler, pelantikan gubernur dan wakil gubernur periode
2010-2015 akan dihadiri ribuan undangan. 
Tamu VIP mencapai 60 ditambah VVIP 180. Undangan biasa mencapai 1.500. Tamu
istimewa itu di antaranya kolega gubernur dan wakil gubernur terpilih,
termasuk dari Malaysia. Ada enam menteri yang menyatakan kedatangan,
demikian pun ada 30-an anggota DPR-RI akan hadir.
Rapat paripurna istimewa akan dipimpin Ketua DPRD Yultekhnil. Sesuai jadwal,
paripurna istimewa itu dimulai pukul 09.00 WIB. 
Sibuk
Menjelang pelantikan, kesibukkan di DPRD, meningkat dari hari biasanya,
terutama di area sayap kanan dan belakang gedung bercat putih itu. 
Sejumlah petugas cleaning service sibuk membersihkan meja di garase mobil
yang pascagempa menjadi ruang sidang utama. Meja itu untuk 55 orang (kini 54
orang) anggota DPRD. 
Di luar ruang sidang, beberapa pria sibuk merapikan tabia (kain) pelaminan
yang sudah dipasang di dinding. Sementara yang lainnya masih sibuk membenahi
hiasan pada tenda-tenda yang terpasang persis di belakang parkiran kendaraan
pimpinan dewan di sayap kanan gedung. 
Garase dan pelataran parkir itu kini terlihat indah dengan kain pelaminan
yang berkilau diterpa cahaya matahari yang menyelinap di sudut-sudut
ruangan. 
Sejak Senin (9/8) gedung tempat pelantikan, menurut Sekretaris DPRD, Nasral
Anas dipercantik guna prosesi pelantikan Irwan Prayitno dan Muslim Kasim. 
"Ini sudah sejak Senin kami persiapkan," katanya menjawab Singgalang. 
Untuk kedua kalinya, garasi itu akan menjadi saksi sejarah pelantikan
Gubernur Sumbar. Sebelumnya, Gubernur Marlis Rahman juga dilantik di tempat
yang sama menggantikan karibnya, H. Gamawan Fauzi yang 'naik jabatan'
menjadi Mendagri. Tepatnya 7 Desember 2009. 
Walau pada PP Nomor 19 Tahun 2010 tentang Tata Cara Pelaksanaan Tugas dan
Kewenangan serta Kedudukan Keuangan Gubernur sebagai wakil pemerintah pusat
di provinsi, gubernur dilantik presiden, tapi sepertinya untuk pelantikan
ini masih tetap dilakukan Mendagri, Gamawan Fauzi. 
"Kalau presiden tidak bisa, kan masih tetap bisa diwakilkan kepada Menteri
Dalam Negeri," sebut Ketua DPRD, Yulteknil. SK Presiden sudah diterima DPRD
Sumbar. SK tersebut bernomor: 89/P/2010 tertanggal 12 Agustus 2010. 
Pada prosesi pelantikan, rencananya akan dihadiri tidak hanya mantan
Gubernur Sumbar seperti Harun Zain, Azwar Anas, Hasan Basri Durin, dan
lainnya, tapi juga para perantau Minang. Undangan lainnya, anggota DPR-RI,
DPD RI, dan para menteri yang berasal dari Minangkabau. Tak ketinggalan,
para calon gubernur yang bertarung dalam Pilkada lalu. 
"Rencananya akan ada sekitar dua ribu undangan yang menghadiri acara itu,"
katanya. 
Nasral meyakini jumlah itu masih dapat tertampung, meski hanya di garase dan
parkiran gedung DPRD. Pengamanan melibatkan jajaran kepolisian dari Polda
Sumbar, Satpol PP dan Dishub Sumbar. 
Irwan Prayitno merupakan gubernur pertama Sumbar dari partai politik.
Sebelumnya, semua gubernur orang profesional dan birokrat. Di kalangan rumah
bagonjong, muncul kekhawatiran, perubahan gaya pemerintahan. 
"Mudah-mudahan saja tidak," kata sebuah sumber. PNS di sana takut terjadi,
gadang lo rarau urang manjanguak dari urang kamatian. (*)

 

http://www.hariansinggalang.co.id/sgl.php?module=detailberita
<http://www.hariansinggalang.co.id/sgl.php?module=detailberita&id=404>
&id=404 

 

-- 
.
Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan 
mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke