Pak Epy yang saya hormati Sesuai anjuran Riri dan makNgah untuk menutup thread ini saya sudah diam dan menahan diri
Tapi karena masih "dicukia juo" saya akan coba menjelaskan sikap saya thd "Santo Barnabas" ini Kalau Bapak menyatakan dia orang yang tersesat mungkin masih bisa diselamatkan "Jangan2 panciang itu nanti akan dilarikan ikan" Saya justru takut siapa yang berdekatan dengan dia akan terbius dan masuk kelompoknya Dia bukan orang baru dikelompok itu. Tapi sudah pakarnya. Buktinya mak Lembang sudah pernah "disolangnya" dulu Begitu juga sikapnya memuji Israel sebagai tolok ukur kurang mengena bagi sanak Haris Jumadi Sampai disitu saya masih menahan diri Tapi karena saya sudah merasa dia akan mulai secara perlahan akan mencengkeram kami. Saya mulai bertindak Secara spontan saya pertanyakan kepada Rang Dapua bagaimana memperlakukannya Karena diberikan kesempatan, saya mulai menanyakan apakah kita akan menerima dia bersama kita atau tidak Bapak bisa lihat sendiri hasilnya baik yang spontan/ tersurat maupun tersirat . Sebagai seorang yang mengetahui sedikit sepak terjang kelompok itu selama ini, saya cuma ingin menyelamatkan diri saya sendiri dan warga RN dari pengaruh mereka Itu sesuai dengan kepercayaan yang saya anut demi kemaslahatan umat. Adalah hak Bapak2 untuk tidak menyukai tindakan saya Tapi saya percaya semua yang ingin menjaga marwah orang Islam dari pelecehan kelompok lain akan berpihak kepada saya Itulah yang saya anggap "HITAM" dan sesatnya mereka Kalau Bapak belum puas saya siap melanjutkan diskusi ini Tapi kalau ingin yang lebih ilmiah silakan langsung ke Imam kami di MUI Sekarang saya ingin bertanya kepada Bapak2 Apakah Bapak2 betul2 belum mengetahui perangai kelompok ini selama ini. Atau Bapak2 merasa kami menzalimi mereka , sehingga ingin melindungi mereka yang Bapak anggap sedang disakiti Apakah perangai St Baribeh itu. Menunjukkan kesopanan seorang Minang dengan menghujat kami ? Sebagai orang gua/kampung yang bodoh dan paham yang ketinggalan jaman Saya rasa itu sudah mirip banteng luka yang asal tabrak. Apa lagi sesudah kedoknya ter buka Kenyataannya dia mengancam akan eksis 15 tahun lagi. Kalau saya masih ada didunia ini, dengan segala upaya akan saya lawan kelompok ini Kalau saya tidak ada lagi, terserah kepada yang tinggal. Mudah2an MUI masih bisa berpikir dan bertindak jernih nanti Sebagai manusia biasa saya juga ingin ketenangan dan kesejukan Tidak ada gunanya bikin keributan. Apa lagi di bulan suci ini.. Tapi kalau sudah menyangkut kemungkinan bakal terjadi pendangkalan Aqidah, maaf tidak ada kompromi bagi saya Mungkin disitu kita agak berbeda Wass dan banyak maaf TR Sent from my BlackBerry® powered by Sinyal Kuat INDOSAT -- . Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting - Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
