Yth Para Ninik Mamak,

Perkenalkan, nama saya Sis Tonsco.
Saya asli dari Suku Jawa. Saya lahir di Padang. Umur 40 hari orang tua saya 
dipindahkan ke Bukittinggi. Saya tinggal di Asrama Gumurah (dahulu namanya 
itu), 
di daerah Panganak.
Waktu di Bukittinggi, tahun 1971-1972 saya bersekolah di TK Kutilang I, (Depan 
Rumah Sakit Umum), dan SD di SD Negeri 2, Atas Ngarai. Saya di Bukittinggi 
hanya 
sampai kelas I, kwartal I,  (thn 1972), yang kemudian pindah ke Padang, dan 
bersekolah di SD No. 75, Aur Duri. 


Tahun 1976, saat kelas IV, kwartal I, orang tua saya dipindahkan ke Purworejo, 
Jawa Tengah, kemudian, saya menamatkan SD, SMP dan SMA di sana.
Tahun 1985, saya kuliah di STAN Jakarta, setelah lulus ditempatkan di Jayapura. 
Kemudian pindah ke Bandung, Jawa Barat, dan sekarang saya bekerja di Jakarta.
Saya masuk ke milis ini “dijerumuskan” oleh Uda Mairizal Chaidir, yang juga 
kakak kelas saya di STAN. 


Sebelum saya menulis salam perkenalan ini, saya sudah sempat mengikuti diskusi 
dan perbincangan di milis ini. Suasananya ramai dan banyak membuat saya 
bernostalgia saat saya tinggal di Bukittinggi dan Padang dahulu.

Bahkan ada beberapa pembahasan tentang siapa dan bagaimana disebut sebagai 
keturunan Minang. Secara sadar, saya mengakui bahwa saya tidak dapat 
digolongkan 
ke dalam suku Minang atau keturunan Minang, karena memang tak ada sama sekali 
darah Minang yang mengalir dalam tubuh saya. Hanya saja, sejak dulu saya selalu 
tertarik dengan hal-hal yang berbau-bau Minang. Mungkin karena saya merasa 
dibesarkan di sana. 


Dari pengalaman pribadi, pada setiap percakapan atau diskusi, bagi yang belum 
mengenal saya, mereka selalu kebingungan bila hendak menanyakan suku apa 
sebenarnya saya ini. Sebab, dari nama, mereka yakin saya adalah orang Jawa, 
tapi 
dari logat saya bicara, mereka selalu  berkesimpulan saya orang dari Padang 
atau 
dari 'seberang'.

Untuk itu, niatan saya masuk ke milis ini, sama sekali bukan untuk berharap 
dianggap orang Minang, atau keturunan Minang, tapi untuk menambahkan Saudara 
dan 
menjalin tali silaturahim. Selain itu, siapa tahu, dari sejarah hidup saya di 
atas, saya dapat bertemu kembali dengan teman-teman lama saya.

Tentu, saya juga berusaha untuk berbagi pengalaman bila memang dibutuhkan. 
Oh, ya, sekarang, saya dipercaya oleh teman-teman untuk menjadi Koordinator 
Orang-orang Minang yang ada di kantor saya. Terdapat sekitar 50 orang Minang 
yang ada di kantor saya. Nama perhimpunannya adalah MINANG MAIMBAU.

Sewaktu saya tanyakan kepada teman-teman, mengapa saya yang dipilih menjadi 
koorditor, mereka menjawab, karena justru sayalah yang aktif untuk mengumpulkan 
mereka. Tentunya di dorong juga oleh Urang Awak yang menjadi petinggi di kantor 
saya.

Tampaknya, itu dahulu kata perkenalan yang saya sampaikan. Sudi kiranya 
menerima 
saya untuk berhimpun di sini.

Saya pohonkan maaf bila ada kata atau tulisan yang tak berkenan.

Terima kasih.

Tabik,
Sis/Bandung/Jakarta/45 thn.

NB:
Mungkin ada dari anggota milis ini yang kenal atau pernah mengenal dengan 
nama-nama di bawah ini: 


1. Tony Gapuak. Ini teman saya waktu di TK Kutilang I, Bukittinggi.
2. Hendri?. Saya agak-agak lupa namanya. Ini teman saya waktu di TK Kutilang I, 
Bukittinggi. Saya sering singgah di rumahnya kalau pulang sekolah. Dia pandai 
main piano.
3. Standar. Ini teman sekelas saya waktu di kelas I, SD Negeri 2, Atas Ngarai. 
Nama ini tak akan pernah saya lupakan, karena selain unik, gara-gara nama 
inilah 
saya 'bacakak' dengan dia. Kalau beliau masih ada, saya ingin minta maaf. 

4. Dadang, anak Suku Sunda. Ini teman saya satu asrama (Aur Duri) dan satu 
sekolah di SD Negeri No. 75 Aur Duri, Padang. Saya juga sering bacakak dengan 
dia. 

5. Desmawati. Ini teman satu sekolah di SD Negeri No. 75 Aur Duri, Padang, yang 
juga keponakan dari Kepala Sekolah (Ibu Tacik). Selain itu, Ibu Nurhayati. Ini 
adalah guru kelas I saya. Karena beliau saya bisa membaca dan menulis.
6. Yanti. Ini teman satu sekolah di SD Negeri No. 75 Aur Duri, Padang. Orang 
tua 
Yanti dulu bekerja di Perumtel. (sekarang Telkom Indonesia). Rumahnya 
berseberangan dengan Asrama Aur Duri.
7. Mesrahadi. Ini teman saya satu asrama (Aur Duri) dan satu sekolah di SD 
Negeri No. 75 Aur Duri, Padang.
8. Kamal. Ini teman saya satu asrama (Aur Duri) dan satu sekolah di SD Negeri 
No. 75 Aur Duri, Padang.
9. Heri. Temen satu asrama di Aur Duri, tapi beda SD.
10. Edy Gaek. Temen satu asrama di Aur Duri, tapi beda SD. SD Edy di SD Negeri 
39, tapi tempatnya di SD Negeri 75 juga. Hanya beda masuk pagi dan siang saja.
11. Agus. Teman satu asrama. Kakak kelas yang suka Koes Plus.
12. Bun. Teman satu asrama. Kakak kelas anak Kepala Asrama.


      

-- 
.
Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan 
mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke