بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Bagi ini terbaca satu kisah dalam lembaran mutiara hikmah Rahasia Allah Allah tidak pernah menjadikan sesuatu dengan sia-sia meskipun hanya seekor nyamuk lalat ataupun katung-katung padanya tersimpan banyak sekali hikmah dan pelajaran kepada manusia yang mau memikirkannya jika logika manusia kita ikuti pastilah kita akan bingung memikirkan kenapa Allah masih menciptakan Allah kecil merusak bahkan berbahaya tehadap kesehatan kita tapi sebenarnya dalam menciptakan nyamuk Allah punya banyak rahasia yang manusia sendiri tidak mengetahuinya sebab Allah memang maha bijak dan maha mengetahui pada suatu malam yang sunyi lagi gelap keluarlah seekor nyamuk entah dariman menuju suatu tempat yang terang bercahaya dia diikuti oleh beratus-ratus temannya mereka bertebangan kearah beberapa lampu pelita yang dipasang dihalaman rumah terlihat kesemua itu menuju kesatu titik untuk mendekati tempat itu tapi setiap kali mendekat maka setiap kali pula nyamuk itu jatuh dan binasa satu persatu ia binasa disebabkan oleh apa yang panas yang berasal dari pelita tadi dari kesemua nyamuk itu hanya seekor saja yang tidak mati maka ia masih mampu terbang lagi ia sangat sedih tapi ia tak mampu berbuat apa-apa karena kepanasan malah ia sendiri melihat dengan mata kepalanya betapa ratusan kawan-kawanya binasa jatuh kebumi namun anehnya kejadian dan pengalaman itu justru tidak jadi pelajaran bagi apapun kepada nyamuk itu tadi bahkan tanpa berfikir panjang nyamuk justru mencoba lagi untuk mendekati pelita tadi yang memiliki sinar gemilau yang ia fikir memberi jaminan hidup yang lebih baik kali ini ia gagal bahkan saat itu ia juga mengalami nasib yang sama seperti teman-temanya mati sia-sia karena tidak mau mengambil pelajaran dari apa yang dilihatnya dan dari pengalaman yang telah dialami sebelumnya dewasa ini seharusnya kita berfikir bahwa sebodoh-bodohnya nyamuk mereka tidak akan dibangkitkan kembali untuk melihat dan mempertanggung jawabkan kembali kebodohannya tapi sebaliknya kita manusia yang beotak dan mempunyai akal fikiran tetap saja melakukan kebodohan dan kebodohan oleh karena kenikmatan semata kenikmatan yang datang sesaat. Powered by Telkomsel BlackBerry® -- . Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting - Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
