Piala Untuk Raja 
Dikisahkan dalam suatu kitab seorang raja dihadiahkan oleh seorang sebuah  
piala yang berbentuk minuman bertahtakan permata piala itu sangat cantik dan 
sangat beharga dan raja sangat gembira menerima hadiah itu bahkan setiap 
bertemu dengan siapapun raja bertanya tentang piala itu sampai suatu hari 
ketika ia bertemu hukamah kemabali sang raja bertanya tentang piala tadi tapi 
dengan tegas hukamah menjawab wahai rajaku yang mulia maafkan aku sebab sama 
sekali aku tidak apapun dari piala itu kecuali bala dan kekafiran serta 
kefakiran raja tercengang dan berkata kenapa kamu berkata begitu hai hukamah 
hukamah kemudian menerangkan wahai rajaku kalau piala itu pecah sudah pasti 
tidak bisa diperbaiki lagi tapi sepanjang waktu hati tuanku akan  menjadi susah 
atas bala yang menimpa begitu juga piala itu di curi orang tuanku akan bersedih 
karena kehilangan dan merasa seperti seorang yang sangat fakir maka iangatlah 
tuanku yang mulia bukankah selama ini sebelum
tuanku mendapatkan piala ini tuan tidak memiliki apa-apa bahkan saat itu tuanku 
sangat menikmati keadaan itu tapi .justru sekarang berubah setelah memiliki 
piala ini tuan menjadi sangat cinta dunia cinta akan benda sehingga melupakan 
segalanya termasuk tanggung jawab tuan terhadap rakyat yang ada dihadapanmu 
kami sangat menyayangi benada itu saat itu raja sama sekali tidak mendengarkan 
pendapat hukamah tapi itulah kekuasan Allah  hanya selang beberapa bulan saja 
kata-kata hukamah tebukti sudah piala yang disayangi itupun pecah berderai raja 
menjadi sangat sedih kehilangan piala itu dan kondisi tersebut menganggu dan 
merusak hati dan fikirannya bahkan semua itu merusak segalanya termasuk tugas 
dan tanggung jawabnya sebagai raja fikirannya menjadi kacau hatinya menjadi 
resah dan bawaannya selalu memarah sehingga semua orang menjadi sasaran 
kemarahannya tapi apa boleh buat nasi telah menjadi bubur lama sekali raja 
merenung sampai akhirnya dia ingat dengan
kata-kata hukamah barulah ia menyadari kata dan pendapat hukamah benar adanya 
dan nafsu atas kepemilikkan yang terlalu berlebihan telah membuatnya jadi buta 
selama ini 

Powered by Telkomsel BlackBerry®

-- 
.
Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan 
mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke