Terknik Peregangan di Balik Kemudi 

KOMPAS.com - Peregangan merupakan salah satu jenis olahraga yang memberi efek 
relaksasi pada tubuh Anda. Latihan peregangan yang benar bisa meredakan tubuh 
yang kaku selama berkendara sekian jam lamanya. Cara ini tepat dipraktikkan 
bagi pemudik yang memilih jalur darat, dengan waktu tempuh lebih lama.

Spesialis kedokteran olah raga, dr Grace Tumbelaka, SpKO menjelaskan peregangan 
bisa dilakukan kapan dan di mana saja, bahkan di balik kemudi. Penting dicatat, 
lakukan peregangan dengan teknik yang benar agar hasilnya pun maksimal. 

"Pastikan Anda melakukan gerakan peregangan dengan benar dan hitungan waktu 
yang tepat. Aturannya, lakukan peregangan selama 10 hitungan atau 10 detik 
dengan satu kali repetisi gerakan," papar dr Grace saat dihubungi Kompas 
Female, Sabtu (4/9/2010).

Jangan terlalu cepat dalam melakukan hitungan pada setiap latihan peregangan. 
Lakukanlah perlahan dan pastikan gerakan otot yang diregangkan sudah tepat. 
Jika kondisinya tak memungkinkan Anda untuk keluar dari kendaraan, lakukan saja 
peregangan di dalam kendaraan. Peregangan juga bisa dilakukan dengan posisi 
duduk. 

Teknik peregangan dengan posisi duduk
Jika Anda tak mengemudi, kapan pun merasa badan mulai pegal atau tubuh lemas 
karena mengantuk, lakukan saja peregangan sambil duduk. Otot yang kaku pada 
area leher, kaki, lengan, punggung bisa dilenturkan dengan latihan peregangan 
sambil duduk. Lakukan satu kali repetisi selama 10 hitungan. 

Teknik peregangan dengan posisi di balik stir
Jika Anda mengemudi, tak perlu pindah dari posisi duduk Anda saat ini. Yang 
perlu Anda lakukan adalah menepilah di tempat yang nyaman. Matikan kendaraan 
Anda untuk memulai peregangan. Sama seperti di atas, lakukan peregangan pada 
otot yang kaku di sekitar leher, kaki, lengan dan punggung dengan posisi duduk.

Anda juga bisa menggunakan stir sebagai alat bantu. Caranya, duduklah tegak 
lalu rangkul stir di depan Anda. Kemudian, perlahan bungkukkan badan ke arah 
depan (ke arah stir), rasakan peregangan yang berfokus pada punggung Anda. 
Lakukan gerakan ini 10 hitungan untuk satu kali repetisi. Ulangi kapan pun Anda 
membutuhkan latihan ini untuk meredakan ketegangan pada tubuh.



Latihan Peregangan Saat Kantuk Menyerang 

KOMPAS.com - Tubuh membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan perubahan 
kebiasaan. Seperti waktu tidur berkurang selama berpuasa Ramadhan, yang 
akhirnya menyebabkan kantuk menjelang siang. Perubahan kebiasaan ini tak lantas 
menghambat aktivitas kerja Anda. Jadi, siasati rasa kantuk dengan melakukan 
gerakan ringan seperti peregangan.

Spesialis kedokteran olah raga, dr Grace Tumbelaka, SpKO, menjelaskan gerakan 
peregangan semacam ini bisa memperlancar aliran darah ke otot, sehingga rasa 
kantuk bisa berkurang. 

"Melakukan peregangan bisa mengatasi kantuk, sama halnya ketika badan pegal 
atau kaku yang menjadi lebih lentur dengan peregangan," kata dr Grace, dalam 
acara berbuka puasa bersama Alchemy, Jakarta, Kamis (12/8/2010) lalu.

click to enlarge 

Lakukan peregangan minimal 10 hitungan untuk menghilangkan rasa kantuk saat 
bekerja selama berpuasa. Gerakannya sederhana seperti saat peregangan tubuh 
ketika akan memulai olahraga. Anda juga bisa mempraktekkan gerakan yoga dasar 
yang sifatnya peregangan, bukan gerakan yoga dengan intensitas atau frekuensi 
berat.

"Peregangan bisa dilakukan kapan saja sepanjang waktu berpuasa, dan boleh 
dilakukan di pagi hari," imbuh dr Grace, menambahkan aktivitas fisik sebaiknya 
tidak dikurangi saat berpuasa karena hanya akan membuat tubuh menjadi malas.

Namun perlu juga dipahami, penyebab kantuk bukan hanya karena waktu tidur yang 
berkurang (atau tidur terlalu larut), tetapi juga karena pilihan makanan saat 
sahur.  Mengonsumsi makanan yang tepat saat sahur bisa mempengaruhi kondisi 
fisik Anda. Setidaknya tubuh terjaga kesegarannya hingga datang waktu berbuka 
dan tidak mudah lemas.
 
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

-- 
.
Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat 
lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting
- Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan 
mengganti subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an 
keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke