Wah lah panjang diskusinyo mah... Semoga niat baik tsb bisa direalisasikan dg baik...
Beliau juga sangat prihatin dg kondisi jalan raya di Sumbar yg rusak dan hancur dimana-mana. Padahal jalan raya adalah urat nadi perekonomian. Dg jalan raya yg sebentar2 rusak dan dana perawatan jalan yg luar biasa besarnya, juga tidak akan membuat wisatawan betah berada di Sumbar. Bupati Dharmasraya dan jajarannya termasuk yg cukup keras komplain thd kerusakan jalan ini. Salah satu alternatif utk mengurangi beban Truk Tronton yg ribuan jumlahnya berseliweran tiap hari di Sumbar, KA merupakan salah satu alternatifnya. Baru hari pertama pelantikan aja, Gubernur sudah memerintahkan isu ini utk segera difollowup oleh pihak-pihak terkait... Semoga serba gerak cepat BA1 kita ini bisa diimbangi dan didukung penuh oleh para aparat beliau. Insya allah... Saran ambo, ada baiknya usulan2 kita di RN bisa dijadikan satu dokumen agar bisa disampaikan ke Gubernur atau Wakil beliau. Yg jelas, Gubernur juo gadang di rantau...:) Terima kasih. Wass, Nofrins ________________________________ Dari: Dr Saafroedin Bahar <[email protected]> Kepada: Rantau Net <[email protected]> Terkirim: Ming, 5 September, 2010 14:51:26 Judul: Re: [...@ntau-net] Re: Gubernur Minta Sumbar DijadikanTujuanWisataSetelah Bali Setuju, Sanak Anzori. Mudah-mudahan baliau dapek kapalo dinas nan tapek pulo. Syukur pak Wagub Muslim Kasim tahu persis apo nan paralu dipeloki. Alhamdulillah. Saafroedin Bahar. Taqdir di tangan Allah swt, nasib di tangan kita. ________________________________ From: Anzori <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Sun, 5 Sep 2010 00:43:45 -0700 (PDT) To: <[email protected]> ReplyTo: [email protected] Subject: Re: [...@ntau-net] Re: Gubernur Minta Sumbar Dijadikan TujuanWisataSetelah Bali Pak Saaf latar belakang demikian yang memang harus dimiliki ole seorang Gubernur, peduli pariwisata. Mudah-mudahan gebrakan lain akan beliau tunjukkan khusus dalam bidang pariwisata dan budaya. Tentunya aparat beliau akan berlaku sama untuk mensupport gagasan2 reformatif pembangunan budaya dan pariwisata. Budaya dan pariwisata maju menandakan tingginya kebudayaan masyarakat Minang. Zorion_Anas (54+) http://minangmaimbau.blogspot.com http://zorionanas.blogspot.com http://www.visitpadang.com [email protected], [email protected], Cel./HP No. :081384611336 ________________________________ From: Dr Saafroedin Bahar <[email protected]> To: Rantau Net <[email protected]> Sent: Sun, September 5, 2010 2:42:03 PM Subject: Re: [...@ntau-net] Re: Gubernur Minta Sumbar Dijadikan TujuanWisataSetelah Bali Sanak Anzori, baliau kan mantan Ketua Komisi IX DPR RI nan juo mambidangi pariwisata, jadi tahu persis baa caro memajukan pariwisata utk Sumatera Barat. Walaupun baitu, indak mungkin pariwisata ko ditangani dek pamarentah surang. Ado peran masyarakat nan paralu kito siapkan, yaitu: 1) muluik manih kucindan murah, ramah dan hormat ka tamu; 2) kabarasiahan toilet (kini ko minta ampun). Wassalam, Saafroedin Bahar. Taqdir di tangan Allah swt, nasib di tangan kita. ________________________________ From: Anzori <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Sun, 5 Sep 2010 00:13:54 -0700 (PDT) To: <[email protected]> ReplyTo: [email protected] Subject: Re: [...@ntau-net] Re: Gubernur Minta Sumbar Dijadikan Tujuan WisataSetelah Bali Kita boleh bangga punya Gubernur yg baru satu bulan, bisa mengeluarkan statement kunci untuk kemajuan pariwisata Sumbar. Zorion_Anas (54+) http://minangmaimbau.blogspot.com http://zorionanas.blogspot.com http://www.visitpadang.com [email protected], [email protected], Cel./HP No. :081384611336 ________________________________ From: Dr Saafroedin Bahar <[email protected]> To: Rantau Net <[email protected]> Cc: Yulnofrins NAPILUS <[email protected]> Sent: Sun, September 5, 2010 1:08:13 PM Subject: Re: [...@ntau-net] Re: Gubernur Minta Sumbar Dijadikan Tujuan WisataSetelah Bali Idee bagus Sanak E.Buchari. Pak Nof dan bu Nuraini, tolong ditindaklanjuti. (Saya lagi sibuk dgn KKM nih, he he). Wassalam, Saafroedin Bahar. Taqdir di tangan Allah swt, nasib di tangan kita. -----Original Message----- From: bandarost <[email protected]> Sender: [email protected] Date: Sat, 4 Sep 2010 22:20:49 To: RantauNet<[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: [...@ntau-net] Re: Gubernur Minta Sumbar Dijadikan Tujuan Wisata Setelah Bali Assalamu'alaikumWW. Sanak sapalanta nan ambo hormati, Dengan pengalaman yang terbatas dalam mengikuti RN, setahu saya RN dan membernya punya perhatian dan keprihatinan yang cukup besar pada problematika pariwisata Sumbar. Sekurangnya milis ini telah melahirkan 2 organisasi yang terkait dengan itu yaitu MAPPAS dan MPKAS. Event Tour de Singkarakpun mendapat cukup perhatian di milis ini. Wagub baru telah mengungkapkan sinyalmen menyangkut 'jalan2 & pariwisata', serta penggantian Kepala Dinas yan lama yang juga sangat sering dikririk di milis ini. Dan beberapa hari yang lalu, Gubernur baru sudah keluar kandang meminta pada Pemerintah agar Sumbar dijadikan DTW setelah Bali. Bukankah ini moment yang tepat untuk memberi masukan pada petinggi Sumbar yang baru ini segala bentuk aspirasi dan masukan dari RN, MPKAS, dan MAPPAS, senyampang mereka tampaknya telah memberikan perhatian yang memadai pada pariwisata Sumbar pada awal masa bhakti mereka ini ? Sudah cukup banyak pembahasan di RN menyangkut pariwisata untuk dicompile dan dikembangkan lebih lanjut. Dapatlah diperkirakan bahwa hari-hari evaluasi sedang dilakukan, permasalahan sedang diidentifikasikan, sasaran sedang ditetapkan, strategi dasar sedang digodog (bukan 'digodok'=dijadikan godok), program mulai disusun, SDM inti mulai pula ditimbang-timbang. Tidak inginkah RN, MPKAS, dan MAPPAS memanfaatkan (dalam pengertian positif) moment yang sangat penting ini ? Ataukah kita lagi-lagi hanya dapat memendam rasa kecewa untuk lima tahun kedepan ini karena penanganan pariwisata Sumbar lagi-lagi kita anggap tidak sesuai dengan pemikiran kita ? Sejalan dengan itu, bagaimana kalau isu2 sensitif dan gampang menyulut emosi mulai kita minimalkan, dan RN bisa menata diri kembali untuk memberi sumbangan yang positif dan berarti bagi ranah Minang. Siapa tau, ini justru merupakan hikmah Ramadhan bagi RN, atau hasil dari doa kita selama Ramadhan, khususnya tentunya pada malam2 ganjil di penghujung bulan penuh Rahmat dan Barokah ini (berkah, barokah disini diartikan sebagai 'efektif & efisien'). Maaf & wassalam, E. Buchari L-67, Ciputat Timur. -- . Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting - Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
