......... * 4.Phase main surang,deng-an menemui BK menyatakan menyerah.Ia tinggalkan kawan kawan2nya di hutan2,ia khia-nati Kol.Dachlan Jambek yang entah dimana kuburnya. * Angku Datuak yth., hal iko indak bana samosekali. Tak pernah A. Husein menemui Soekarno dengan meninggalkan kawan seperjuangan. Bahkan beliau tidak bersedia ke menerima "hadiah pembebasan" dari Soekarno. Ini cuplikan kisahnya (hal 385).
Hari Ahad Februari 1964, A. Husein dijemput Deputi KSAD Mayjend S. Parman (kelak dibunuh PKI) dari Rumah Tahanan Militer Budi Utomo untuk menghadap presiden Soekarno. Soekarno menawarkan akan dibebaskan, karena tenaganya dibutuhkan untuk ganyang Malaysia. Dalam dialog dengan Soekarno, *A. Husein* berkata: *"Semua tugas akan saya laksanakan, tapi bagaimana dengan nasib kawan kawan saya yang di dalam tahanan". * Jawab *Soekarno*: "*Sekarang Husein dulu, yang lain lain nanti disoalkan". * *Husein*: "*Bapak presiden, saya sekarang tidak punya apa apa lagi, tidak punya jabatan, tidak punya pangkat. Tapi masih ada satu yang saya punyai, yaitu rasa setia kawan. Kalau saya dibebaskan, saya juga minta teman teman yang lain dibebaskan". Semua pejabat tinggi yang hadir dalam pertemuan itu terbelalak matanya mendengar ucapan Husein.* *Soekarno*: "*Sekarang kamu dibebaskan dan dipanggil untuk melaksanakan tugas, itu soal waktu juga. Soal yang lain itu nanti ditentukan." * *Husein* langsung memberikan reaksinya: "*Ya soal waktu Bapak presiden, kalau di dalam PRRI di mana saya sebagai ketua Dewan Perjuangan bersama sama dengan kawan kawan itu. Dan sekaang saya mau diberi tugas dan dibebaskan dari tahanan, ini soal waktu juga. Saya mengharapkan soal waktu itu disamakan dengan kawan kawan itu, sekurang kurangnya yang militer."* *Soekarno memberi reaksi marah*, hadirin hening terdiam. Kemudian soekarno berdiri, OK, OK katanya, kita akan tentukan lanjut. Pertemuan diakhiri tanpa kesimpulan yang jelas. Selanjutnya Husein kembali menjalani hari harinya di RTM Budi Utomo sampai dibebaskan oleh Soeharto. Dalam tahanan tsb. sikap Husein yang demikian ini disesalkan oleh rekan rekannya sesama tahanan, di antara Natsir yang berpendapat bila pak Husein di luar tahanan, tentu akan lebih mudah memikirkan nasib kawan kawan yang masih di tahan! Salam AI -- . Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting - Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
