Sebenarnya bukan malu karena tidak memilih orangnya, tapi malu karena tidak "sahilie samudiak". Kita merasa beliau orang "serumah" tapi dibelakangi. Budaya malu bagus untuk terus dikembangkan, karena banyak sekarang orang kito indak tahu malu. Syukurlah saya memilih beliau karena pikiran beliau yg reformis, terlepas dari kekurangannya. Kalau kalah it's another story. Mari kembangkan terus budaya malu, jangan sampai tak tahu malu. Zorion_Anas (54+) http://minangmaimbau.blogspot.com http://zorionanas.blogspot.com http://www.visitpadang.com [email protected], [email protected], Cel./HP No. :081384611336
________________________________ From: ajo duta <[email protected]> To: [email protected] Sent: Wed, September 15, 2010 4:13:03 AM Subject: Re: [...@ntau-net] Seharusnya kita malu pada Jusuf Kalla... Uda Epy Buchary, Sanang ambo mengikuti jalan fikiran Uda. Masih tegas dan lugas. Artinya ambo setuju jo komentar kanda. On 9/15/10, bandarost <[email protected]> wrote: > > > On Sep 14, 6:47 pm, Sidi Boby Lukman <[email protected]> wrote: > >> APAKAH KITA TIDAK MALU KEPADA JUSUF KALLA...??? YANG TIDAK KITA HARGAI >> SEBAGAI BAGIAN DARI KELUARGA BESAR KITA DAN "MEMPERMALUKANNYA" PADA >> PILPRES 2009 LALU... >> >> Sebaiknya-lah kita yang (mengaku) cerdik ini untuk MEMINTA MAAF TERBUKA >> PADA JUSUF KALLA.. > > > AssalamualaikumWW, > > Siapa yang dimaksud 'kita' di sini ? > > Yang sudah memilih dan berupaya memenangkan JK sesuai dengan > keyakinan, hak, dan tanggung jawab konstitusinya kenapa harus meminta > maaf....? > > Yang tidak memilih JK sesuai pula dengan keyakinan, hak, dan tanggung > jawab konstitusinya , kenapa pula harus meminta maaf....? > Apakah berbeda pilihan dan pemikiran merupakan 'dosa'....? > > Apakah JK sendiri adalah benar merasa di'permalukan' atau 'dikhianati' > di ranah Minang....? > > Kita sudah mengalami zaman 'satu suara' selama puluhan tahun, > Sumbar dan warga Minang pernah menempuh risiko 'memberontak' untuk > memperjuangkan demokrasi dan sikap anti komunisme. > Sekarang sesudah demokrasi dan segala aturan mainnya kita peroleh, > kenapa ke hulu dan ke hilir kembali kita harus 'satu suara', dan > merasa malu karena memilih atau tidak memilih seseorang...? > > Matahari sudah tinggi...orang lain sudah berlari meninggalkan kita > menuju ke masa depan yang penuh tantangan.... > Kita di milis ini masih begitu bersemangat untuk 'tampil beda' dalam > banyak hal, memuja, menyesali dan sekaligus maratok menangisi masa > lalu,...sambil terduduk di tepi jalan di tengah manusia lain yang > dengan derap langkah yang pasti bergerak maju mengatasi tantangan masa > depan yang semakin berat..... > > Maaf dan wassalam, > > Epy Buchari > L-67, Ciputat Timur > > -- > . > Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di > tempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet > http://groups.google.com/group/RantauNet/~ > =========================================================== > UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: > - DILARANG: > 1. E-mail besar dari 200KB; > 2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; > 3. One Liner. > - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: > http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet > - Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting > - Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply > - Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan > mengganti subjeknya. > =========================================================== > Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an > keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe. > -- Wassalaamu'alaikum Dutamardin Umar (aka. Ajo Duta), gelar Bagindo, suku Mandahiliang, lahir 17 Agustus 1947. Nagari Gasan Gadang, Kab. Pariaman. rantau: Deli, Jakarta, sekarang Sterling, Virginia-USA ------------------------------------------------------------ "menjadi bagian dari sapu lidi, akan lebih bermanfaat dari pada menjadi sebatang lidi" -- . Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting - Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe. -- . Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting - Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
