Jum'at, 17 September 2010 , 10:14:00 Angkat Ahmad Dahlan, Laris di Pasaran Empat judul film Indonesia rilis bersamaan pada 8 September 2010. Yakni, Sang Pencerah, Darah Garuda, Dawai 2 Asmara, serta Lihat Boleh Pegang Jangan. Seminggu berlalu, masing-masing film mulai mendapatkan tempat di hati masyarakat. Dilihat dari antusiasme penonton, Sang Pencerah disebutsebut jadi jujukan penonton. MENURUT penuturan Aris Muda, Humas MVP Pictures, PH yang memproduksi Sang Pencerah, saat ini pihaknya telah menyebar 81 salinan film yang dibintangi Lukman Sardi dan Ihsan Tarore itu di beberapa kota. Sejak film itu rilis, Jogjakarta disebut sebagai kota dengan antusiasme penonton tertinggi. "Sejak awal rilis di bioskop, penonton di Jogjakarta mulai antusias. Film Sang Pencerah ramai ditonton di sana," ucap Aris kepada wartawan, Rabu (15/9). Sementara itu, kota besar lain pada awalnya masih adem ayem. Namun, ketika Hari Raya Idul Fitri hingga saat ini, terjadi lonjakan penonton yang signifikan. Mengenai jumlah penonton, Aris menyatakan tidak memiliki data nominal. Tapi, dia mendeskripsikan hal itu dari tingkat keterisian gedung bioskop. Rata-rata, lanjut dia, tiap studio diisi lebih dari 80 persen penonton setiap pertunjukan. Mulai hari pertama hingga hari kelima, film itu leading. "Saya kasih contoh di Surabaya. Tadinya di Surabaya tenang, tapi setelah Lebaran jadi ramai. Apalagi, Selasa (14/9) kami mengadakan gala premiere di Sutos. Penonton juga kategorinya sudah repeater (menonton lebih dari sekali)," jelasnya. Aris mengucap, sejak awal pihaknya memang optimistis dengan film yang disutradarai Hanung Bramantyo tersebut. Meski awalnya dibilang segmented, film yang bercerita tentang tokoh pendiri Muhammadiyah KH Ahmad Dahlan tersebut ternyata tidak seperti itu. Banyak masyarakat umum yang bukan warga Muhammadiyah, ikut menonton film tersebut. "Reaksi mereka terhadap film itu positif. Banyak hal baru yang mereka dapatkan di film itu. Pelajaran yang tidak ada di kurikulum sekolah, misalnya, pluralisme," ucapnya. Promo film tersebut, diakui olehnya, dilakukan secara besar-besaran. Baik anggaran maupun aktivitasnya. Sekarang ini bahkan sudah ada permintaan film dari daerah kecil seperti Bangka Belitung (Babel). "Mereka komplain, kenapa filmnya belum sampai sana. Padahal, di Babel ada tiga ribu hingga empat ribu warga Muhammadiyah," ungkap Aris. Karena itu, pihaknya akan mengupayakannya. Sementara itu, film Darah Garuda juga menarik perhatian dengan caranya sendiri. Keinginan Hashim Djojohadikusumo selaku produser eksekutif supaya film tersebut bisa ditonton generasi muda dan membangkitkan nasionalisme, sepertinya, tercapai. Menurut penuturan Publicist Media Desa Indonesia Ade Kusumaningrum, banyak anak muda yang menonton film itu. "Memang tidak seluruhnya. Kalau dari profil penonton, yang tua dan yang muda sama-sama banyak," terangnya. Bahkan, beberapa anak muda setelah menonton film itu menyatakan memiliki hero dari negaranya sendiri. "Di film Darah Garuda ini kan tokoh Dayan dan Tomas sangat menonjol. Mereka dijadikan sosok pahlawan oleh anakanak muda yang menonton film ini," paparnya. Sebanyak 108 salinan film Darah Garuda sudah disebar ke berbagai kota dan daerah. Tentang empat film yang dirilis bersamaan, Ade menyatakan, pihaknya tidak bermasalah dengan hal itu.(jp) http://www.radar-bogor.co.id/index.php?rbi=berita.detail <http://www.radar-bogor.co.id/index.php?rbi=berita.detail&id=60856> &id=60856 <http://www.radar-bogor.co.id/index.php?rbi=email&id=60856> <javascript:window.print();> <http://www.radar-bogor.co.id/index.php?rbi=rss&id=288> <http://digg.com/submit?phase=2&media=news&url=http%3A%2F%2Fwww.jpnn.com%2Fb erita.detail-60856> <http://twitter.com/home?status=%40Radar%20Bogor%20membaca%20Angkat%20Ahmad% 20Dahlan%2C%20Laris%20di%20Pasaranhttp%3A%2F%2Fwww.radar-bogor.co.id%2Findex .php%3Frbi%3Dberita.detail%26id%3D60856> <http://www.facebook.com/sharer.php?u=www.radar-bogor.co.id%2Findex.php%3Frb i%3Dberita.detail%26id%3D60856&t=www.radar-bogor.co.id%2Findex.php%3Frbi%3Db erita.detai%26id%3D%7B%3C%3Fphp%20echo%20cetakJudulAtas%28Array%29%3F%3E%7D> -- . Posting yang berasal dari Palanta RantauNet ini, jika dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumbernya: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini dan kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur dan Lokasi pada setiap posting - Hapus footer dan seluruh bagian tidak perlu dalam melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat e-mail baru, tidak me-reply e-mail lama dan mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali serta ingin mengubah konfigurasi/setting-an keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
<<image001.png>>
