Pak Marindo Palar nan ambo hormati, tentu saja saya bisa membuat sebuah akun facebook palsu untuk "maksud & tujuan tertentu", namun tentunya tidak menggunakan foto profil & nama yang sama, sebab kalau sama untuk apa "akun facebook palsu" itu dibuat?
Saya kira disinilah awalnya kekhilafan dari admin group GM KKM, yaitu merilis sebuah group dengan admin yang "kurang jelas" yaitu akun "Debu Miang". Saya kira, kalau memang untuk sebuah kebaikan mengapa sanak Debu Miang menyembunyikan jati dirinya. Berikut saya sertakan sebuah group yang saya admini di situs jejaring sosial fabeook. -● West Sumatera Tourism & Culture ●-http://www.facebook.com/group.php?gid=184710841677 Saya sendiri sudah lama berhubungan dengan warga negara asing berhubung salah satu aktifitas saya adalah sebagai personal guide di Sumbar. Selain itu saya juga pernah bekerja untuk JICA memproduksi beberapa film dokumenter serta beberapa aktifitas relawan kebencanaan di UNDAC pada bencana di Aceh (tsunami 2004) dan Sumbar (gempa 2007 - 2009). Dari rekan-rekan asing itu saya banyak belajar pentingnya menjaga kejujuran data profil di dunia maya, sebab akan menghubungkan kita keseluruh penjuru dunia tanpa batas ruang & waktu. Saya memberikan tanggapan mengenai "permintaan maaf" untuk menegaskan apa yang pernah saya postingkan & pada seluruh postingan di rantaunet selalu disertakan * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email" yang kiranya cukup jelas, semoga dipahami, amin ya Rabbal alamin. wasalam AZ - 32 th Padang ________________________________ Dari: Marindo Palar <[email protected]> Kepada: [email protected] Terkirim: Kam, 23 September, 2010 23:18:18 Judul: Bls: Hak Jawab Palanta RantauNet >>RE: [...@ntau-net] Haruskah Admin danPengurus rantaunet minta maaf ? Wa'alaikum salam Wr Wb..., Dek karano ambo diminta untuak manyampaikan postingan pak Armen ko ka rekan-rekan di GM-KKM, mako dengan ini ambo beritahukan, bahwa postingan pak Armen ko, alah ambo sampaikan ka kawan-kawan yg jadi admin GM-KKM, dan alah pulo di arsipkan nyo dengan baik. Mengenai akun fesbuk yg muncul di GM-KKM yg mengatas namakan pak Armen, yg kemudian pak Armen klaim sebagai akun palsu, sulit kito membuktikan siapa yg memalsukan nyo, kalau memang itu palsu. Karena bisa pulo itu akun palsu tapi dibuek dek urang asli.nyo. Masalah pemalusuan seperti ini, pernah pula terjadi dgn akun Debu Miang yg dipalsukan, dan dgn akun tsb si oknum melakukan pembunuhan karakter terhadap orang-orang yg menolak KKM. Sampai akhirnya akun tsb di nonaktifkan setelah mengarsipkan semua isinya. Ambo yakin, pak Armen labiah tau dari ambo bahwa di dunia maya sarupo fesbuk dan milinglist, mudah melakukan pemalsuan2 seperti itu. Mengenai pak Armen pernah mempostingkan lokasi prostitusi di wisma2 milik Korem dan Polda, ado yg ingin ambo tanyakan : Apakah pak Armen sudah menyampaikannya juga kepada Ketua SC-KKM dan Ketua Gebu Minang, yang notabene adalah Jendral2 . Mumpung pak Armen dekat dengan baliau-baliau itu. Kalau sudah pernah disampaikan, bagaimana tanggapan beliu-beliau itu...??. Sekarang mengenai permintaan ma'af. Kalau ambo baco redaksi kalimat nyo, rasonyo indak ado masalah bana doh, dek karano, ini menurut ambo, itu kan diminta untuk meminta maaf. Karena itu permintaan, ya..., bisa dikabulkan bisa pula tidak. Kalau ambo indak salah, Rang Dapua Rantaunet alah menanggapi itu, dengan mengatakan Rang Dapua tidak merasa perlu untuk minta ma'af. Dan sapanjang nan ambo tahu sampai kini, GM-KKM tidak membahas masalah itu lagi. Salam, Marindo Palar --- Pada Rab, 22/9/10, Armen Zulkarnain <[email protected]> menulis: >Dari: Armen Zulkarnain <[email protected]> >Judul: Bls: Hak Jawab Palanta RantauNet >>RE: [...@ntau-net] Haruskah Admin >danPengurus rantaunet minta maaf ? >Kepada: [email protected] >Cc: "Marindo Palar" <[email protected]> >Tanggal: Rabu, 22 September, 2010, 9:51 PM > > >Assallammualaikum wr wb, > >Setahu saya postingan yang mencaci maki niniak mamak di milist rantaunet >tidak >ada. Namun apabila disebutkan menyinggung ketua LKAAM pak Drs. H. M. Sayuti Dt >Rajo Pangulu & Sekum LAKM pak Azmi Dt Bagindo memang ada & saya sendiri yang >mengirim postingan tersebut. Sedangkan pak Saaf tidak terkait dengan postingan >tersebut, sebab hanya sebagai komentar terhadap postingan yang saya kirimkan. > >Mengenai haruskah Rang Dapua meminta maaf saya kira tidak perlu sebab tidak >ada >dasarnya baik secara hukum ataupun logika. Apabila sekelompok urang awak nan >bagabuang di GM KKM menuntut hal ini, saya kira bisa dilayangkan pada saya >sendiri, berikut tuntutan hukumnya. Kalau diminta untuk melakukan sebuah >pernyataan maaf, saya kira tidak akan melakukannya sebab postingan tersebut >menurut saya pribadi tidak ada yang perlu dilakukan sebuah permintaan maaf >baik >di media internet maupun di media cetak & elektronik. > > > >Selain postingan yang dimaksud menyinggung ninik mamak itu, saya juga pernah >mengirim postingan "lokasi prostitusi & hotel hitam" di kota Padang yang ada >di >depan sekretariat LKAAM & DKSB serta hotel/wisma milik Korem 032 Wirabraja & >Polda Sumbar di milist rantaunet. Saya kira GM KKM bisa bersama-sama korem & >Polda menindaklanjuti hal ini. > >Apabila yang bersangkutan ingin melalui jalur hukum, saya kira bisa >disegerakan >pada pihak yang berwajib. Dalam andai-andai saya pribadi, sangat logis apabila >saya masuk "kandang situmbin" karena postingan yang dimaksud. Oleh karena itu >hendaknya pak Marindo Palar yang tergabung di GM KKM bisa menyampaikan pada >rekan-rekan yang tergabung di GM KKM yang di admini oleh pak Muhammad Ibrahim >Ilyas, pak Emeraldy Chatra & pak Asraferi Sabri. > > >Selain itu saya juga mengomentari sebuah postingan yang ada di GM KKM yang >mengatasnamakan akun facebook saya >http://www.facebook.com/profile.php?id=100000550753272, padahal akun saya >adalah >http://www.facebook.com/armen.zulkarnain > >Untuk diketahui, seluruh potingan di GM KKM sejak 1 Agustus 2010 hingga saat >ini >sudah saya dokumentasikan dalam format jpg. Saya kira "garegak" ini bisa >dteruskan pada diri saya sendiri oleh pendukung GM KKM, dan seluruh data saya >mulai dari alamat & koordinat rumah, no HP & telepon dll ada di website >http://armenzulkarnain.wordpress.com & akun facebook saya serta tidak ada >hubungannya dengan SC & OC KKM 2010 yang lain. > >Buya Hamka pernah berpesan pada Tarmizi Taher seiring konflik MUI dengan >pemerintah perihal larangan kaum muslimin merayakan Natal bersama : apabila >kita >menjadi pemukul, kuatkan hati untuk memukul sekeras-kerasnya dan apabila kita >menjadi landasan, kuatkan hati untuk menahan hantaman sekeras-kerasnya. > > >Semoga bermanfaat, amin ya Rabbal alamin. > >wasalam > >AZ - 32 th >Padang > > > > > > - > -- . * Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet http://groups.google.com/group/RantauNet/~ * Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email. =========================================================== UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi: - DILARANG: 1. E-mail besar dari 200KB; 2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 3. One Liner. - Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet - Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting - Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply - Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti subjeknya. =========================================================== Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.
