Dari info TVOne baru sajo dilaporkan, terjadi kontak tembak di Agam dan
Pariaman dengan para pembobol ATM diberita dibawah, 2 orang maningga, 2
Kritis, sisonyo melarikan diri.

Dicari beritanyo di kaba online, alun banyak laporan no nampak lai, tapi nan
di Pariaman ado di Metronews
http://www.metrotvnews.com/index.php/metromain/news/2010/09/25/29788/Kontak-
Tembak-Terjadi-di-Pariaman/

Kontak Tembak Terjadi di Pariaman
Nusantara / Sabtu, 25 September 2010 14:01 WIB

Metrotvnews.com, Padang Pariaman: Kontak tembak senjata api terjadi antara
polisi dan orang tak dikenal di sebuah desa Tou Timur, Kota Padang Pariaman,
Sumatra Barat, Sabtu (25/9). Satu orang ditangkap polisi. Sejauh ini belum
ada keterangan dari polisi terkait kontak senjata itu.

Menurut Jonas, seorang warga, baku tembak terjadi sekitar pukul 11.00 WIB.
Setelah kontak tembak, satu orang dilaporkan ditangkap. Kini sejumlah polisi
masih menyisir sekitar lokasi.

Jonas mengatakan kontak tembak terjadi di pinggiran kali desa di antara
perumahan warga. Meski sempat ketakutan, warga kini sudah kembali tenang.
Sedangkan di lokasi, polisi masih terlihat berjaga-jaga.(DSY).
====

Perampok Bersenjata Api Gasak 2 ATM Kampus
Hukum & Kriminal / Sabtu, 25 September 2010 10:46 WIB

Metrotvnews.com, Padang: Dua anjungan tunai mandiri (ATM) di Kampus
Universitas Bung Hatta Padang, Sumatra Barat, Sabtu (25/9) dini hari dibobol
perampok bersenjata api. Uang senilai total Rp372 juta berhasil digasak.

Kawanan perampok diperkirakan beranggotakan 15 orang. Diperkirakan mereka
beraksi sekitar pukul 04.00 dini hari. Sebelum membobol ATM, pelaku menyekap
tiga satuan pengamanan kampus dan dua pemilik fotokopi, masing-masing
Hendra, Henderik, Chan, Ikhsan, dan Yudi.

Pelaku lalu menggasak uang senilai Rp200 juta dari ATM Bank Nagari dan Rp172
juta dari ATM Bukopin. Pelaku gagal membawa uang dari ATM BNI Kampus UBH
karena dalam kondisi rusak. Pelaku menggondol pergi mesin ATM Bank Nagari,
sedangkan mesin ATM Bukopin ditinggalkan.

Menurut Wakil Kepala Poltabes Padang Ajun Komisaris Besar Polisi Wisnu
Handoko, ia belum bisa memastikan keterkaitan kawanan perampok dengan
jaringan terorisme di Medan, Sumatra Utara. Yang pasti, kata Wisnu, pelaku
cukup lihai. Saat ini satu sepeda motor dan sejumlah barang bukti disita.
Tiga satpam dan dua pemilik layanan fotokopi juga diperiksa. (Bonar
Harahap/*****)
=======

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke