Menerima pemikiran lain atau membiarkan dia dengan pemahamannya ?

Kalau menerima berarti kita ikut dia ?

Mohon penjelasannya

Apakah masih bagiku agamaku dan bagimu agamamu atau tidak ?

Harus dipahami disini.  Bahwa kita hanya ingin menyelamatkan umat yang bisa 
saja terpengaruh dengan cara halus yang kemudian menyimpang itu

Selama hanya menjadi kajian resmi laiknya di Perguruan Tinggi silakan saja
Tapi kalau sudah menyentuh khalayak ramai untuk dikembangkan  saya keberatan

Ini mirip dengan ajaran Komunis di Indonesia
Selama hanya berupa kajian silakan
Tapi kalau ingin mengembangkan ajaran tsb pada masyarakat, masih ada Tap MPR 
yang melarangnya

1. Kok disamakan umat Islam sekarang yg menolak ajaran nyeleneh dengan kaum 
Quraish (non Islam) sewaktu Nabi kita mengenalkan Islam pada mereka ?
 
Apakah orang yang ingin mempertahankan kemurnian Islam sama dengan masyarakat 
Quraish yang masih Jahiliyah ?

Masalah kekerasan dalam menegakkan agama

Coba pelajari lagi bagaimana cara Islam menghadapi orang2 yang menodai agamanya

Diantaranya menghadapi Nabi Palsu dijaman kekhalifan dulu

Jangan langsung disalahkan saja. 
Bagaimana tahapan yang harus ditempuh sebelum bertindak


Anda tidak tahu dengan kesalahan AHMADIYAH ?

Bagaimana caranya MUI harus  menjelaskannya lagi ?

Katanya orang kampus

Bahkan bulan yang lewat Menteri Agama juga memberikan statement mengenai hal ini

Anda dimana ?

Anda menganggap Ahmadiyah banyak pengikut karena bagus ??

Cara setan aja lumayan banyak yang mengikuti. Apakah saya akan mengatakan itu 
baik ?

Menegakkan Islam identik dengan kekerasan ?

Kasus Poso dan Ambon memang Orang Muslim yang memulai penyerangan dan 
pembunuhan ?

Penolakan dengan ilmu...

Apa anda tidak pernah mengikuti perdebatan si Ulil cs serta penganjur Ahmadiyah 
dengan MUI dan Umat Islam lain selama ini ?

Bagaimana menurut anda hasil perdebatan itu
Memang unggulkah mereka??


Wass
TR

Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

-----Original Message-----
From: Nochfrie Emir <[email protected]>
Sender: [email protected]
Date: Sun, 26 Sep 2010 08:09:33 
To: <[email protected]>
Reply-To: [email protected]
Subject: [...@ntau-net] Perumpamaan Orang yg tdk bisa menerima Perbedaan

Assalamu'alaikum WR WB...

Banyak diantaro kito nan sering kali indak bisa manarimo pemikiran
yang berbeda dari orang lain, apo lagi pemikiran yang terlihat GANJIA
atau tidak UMUM...
ketidak mampuan manarimo perbedaan dan mamahami sudut pandang orang
lain adalah KEJAHILAN dan KEBODOHAN... apa alasannya mengatakan itu
sebagai ke-JAHILAN dan ke-BODOHAN...??

1. Sejarah RASULULLAH ketika pertama kali mensyiarkan AGAMA ISLAM
dianggap GANJIL dan ANEH... sebahagian kaum KHURAIS tidak bisa
menerima keganjialan dan keanehan ajaran baru ini... secara umum
mereka tidak mempelajari lebih lanjut AJARAN BARU dari MUHAMMAD
sebelum menentang dan membunuhi para pengikutnya...
berapa banyak ummat ISLAM yang saat ini yang menanggapi perbedaan
dengan kekerasan...??, bukankah kita sepakat kalau kaum KHURAIS kala
RASULULLAH adalah orang orang Jahiliah, kenapa kita berguru pada cara
cara mereka..??

2. Sedikit sekali kita melawan penyesatan dengan DAKWAH... secara umum
pemahaman baru yang dianggap penyesatan ditanggapi dengan kekerasan
dan intimidasi...
saya ingat kala kecil... setiap kali ada teman yang mengejek dan
mencemooh kekurangan saya, saya balas dengan pukulan.... karna saya
tidak mampu MENJELASKAN bahwa "mereka SALAH dan tidak mampu
menjelaskan kalau kekurangan itu bisa saja jadi kelebihan", saya hanya
mampu memukul, dan alangkah bangganya saya karna tindakan bodoh saya
itu ternyata diadopsi oleh banyak UMMAT ISLAM dewasa saat ini...!,
anehnya, mereka mengaggap itu mutlak benar...

3. Awal memasuki Universitas, saya dan kawan kawan pernah ditanya
didepan sebuah forum "Kalau ada agama baru yang lebih BENAR dari yang
anda anut sekarang, apakah anda mau PINDAH KEYAKINAN..??"
sontak, beberapa orang diantara kami menanggapinya dengan keras, dan
perdebatan pun berlangsung panas... kalau saja yang bertanya begitu
bukan senior kami, mungkin akan terjadi baku pukul... padahal tidak
ada satu pun diantara kami yang mampu memberikan penjelasan yang
memuaskan tentang penolakan kami terhadap keyakinan baru... saya hanya
bisa bilang bahwa "ALLAH telah menjadikan ISLAM sebagai AGAMA yang
BENAR seperti yang tertera dalam AL-QUR'AN"... tapi mereka menjawab
"Hal yang sama juga diklaim oleh INJIL dan kitab kitab lain....!!"
tapi karna saya tidak sedikitpun paham dengan INJIL dan pemahaman
tentang QUR'AN yang juga dangkal, maka saya tidak bisa menjelaskan
pada mereka dimana kelebihan QUR'AN dari INJIL dan kitab kitab lain,
kami hanya mampu saling menandingi kerasnya suara lawan dan kalau saja
tidak saling kenal, bisa jadi akan saling baku hantam...
belakangan saya baru menyadari kalau kerasnya saya saat itu, sama
dengan kerasnya orang KHURAIS menolak RASULULLAH, sama dengan
keyakinan orang NASRANI, MAJUSI dan YAHUDI ketika menolak ISLAM...
"Penolakan tampa ilmu = penolakan orang bodoh terhadap kebenaran"

4. Ketika melihat orang orang mengusir pengikut AHMADIYAH dan membakar
rumah mereka di beberapa daerah... saya jadi penasaran, apa yang salah
dengan AHMADIYAH, dan yang terpenting kenapa mereka bisa mendapatkan
pengikut..??
dalam suatu wawancara salah seorang pimpinan mereka mengatakan "Tidak
benar kami mengakui MIRZA sebagai RASUL... kami tetap mengakui
MUHAMMAD sebagai RASUL dan MIRZA menurut kami adalah Al-Mahdi"
Nah... terlepas siapapun yang mensponsori mereka, yang jelas nereka
mendapatkan pengikut yang cukup banyak... Artinya... banyak yang
percaya bahwa MIRZA adalah Al-Mahdi...
pertanyaannya "apakah para ulama kita telah mengajarkan tentang
Al-Mahdi..??" saya berulangkali masuk mesjid dan dalam setiap
kesempatan, jarang sekali ulama kita yang membekali ummat tentang
Al-Mahdi... yang tau ciri ciri dan tanda kehadiran Al-Mahdi tidak
banyak karna tidak diajarkan secara umum (saya sendiri cuma tahu satu
"bahwa Al-Mahdi akan di bai'at oleh 1000 orang lebih di Mekkah)..
nah... bukan kah wajar kalau AHMADIYAH mampu mendapatkan banyak
pengikut..??, lalu kenapa kita UMMAT ISLAM menanggapinya dengan
mengusir dan membakar rumah mereka, padahal keberadaan pengikut
pengikut mereka itu cermin dari kurangnya DAKWAH dan rendahnya ILMU
kita tentang ISLAM...

saya melihat kasus ini sama persis dengan teriakkan lantang kita
tentang penerapan SARIAT ISLAM, tapi sangat sedikit, bahkan nyaris
tidak ada yang menjelaskan secara detail tentang SARIAT ISLAM pada
masyarakat umum... maka, bukankah wajar kalau masyarakat takut dan
banyak yang menolaknya..??, dan ketika kita sudah HILANG AKAL alias
KALAH... banyak diantara kita yang mengusungnya melalui kekerasan....
Na'udzubiLLAH....!

Mohon maaf.... bukan bermaksud mengajari, cuma ingin mengajak untuk
menjauhi cara cara kekerasan yang merupakan ilmunya kaum jahiliah,
mulai saat ini marilah kita menghargai perbedaan, kalaupun perbedaan
itu akan kita TOLAK... mari tolak ia dengan penjelasan yang logis dan
bisa diterima akal... terutama sekali pada saudara saudara kita kaum
MUSLIMIN yang doyan dengan KEKERASAN, mari kita ajak mereka untuk
menghidupkan ILMU dan menjalankan fungsi DAKWAH, agar KITA secara umum
dan khususnya AGAMA ini tidak menjadi tertawaan Umat lain...


Wassalam

NFA

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke