Assalamualaikum ww

Suai ambo jo Mak Ajo Buyuang bahaso kito sabananyo indak paralu risau bana soal 
pelanjut ulama (besar) di-kota2 besar, justru nan dikuatirkan adalah yang di 
pedesaan

Bayangkan da'i atau ulama mana pula yang mau turun kepedesaan sudahlah 
medan-nya 
sulit, belum lagi kejahatan seperti perampokan sepeda motor selalu menghantui 
belum lagi "amplop'e" tipih 


Rancaklah dikota, sakali tagak ceramah agamo diperkotaan untuk ulama kelas 
biasa 
Rp150.000, apolagi untuak yang telah berkelas tantu labiah sero, samantaro nan 
ka pai kapadusunan sia pulo lah nan ka amuah, sudahlah honor ketek resiko barek 
lo tu, antah kok indak laku bana awak baceramah diperkotaan tapaso di-namuah2an 
juo pai ka desa2 tu, kan baitu lagu'e

Alhamdulillah Mak Ajo, kekawatiran itu tidak lagi karena sudah ada IKADI Ikatan 
Da'i Indonesia yang bergerak kepelosok2 terpencil "GRATIS TANPA BAYAR" bahkan 
orang pedesaan ini mendapat santunan sejak bea siswa anak2 mereka, pengobatan 
medis gratis, sembako murah atau gratis menjelang Idul Fitri, bursa busana 
muslim/ah murah dan gratis, ustadz santapan rohani Ramadhan gratis, tiap Idul 
Adha dapat pembagian daging qurban dlsb

IKADI yang berpusat di Jakarta telah ada ditingkat propinsi, kabupaten kota dan 
kecamatan dan Alhamdullah telah banyak juga tercetak kader2 dakwah dari 
masyarakat pedesaan itu sendiri hingga sebagian da'i tidak perlu bolak balik 
lagi karena sudah ada dari mereka sendiri yang ditanam disana dan tentu saja 
setiap da'i mendapat honor bulanan ari kantor IKADI masing2

Dari mana IKADI ini dapat dana operasionalnya, ada saja orang2 Mukmin yang 
menginfaqkan sebagian hartanya untuk kepentingan da'wah ini danm tentu saja 
kelemahan IKADI ini adalah bahwa ternyata diantara kita2 ini masih belum turut 
berpartisipasi untuk kepentingan da'wah dipelosok pedesaan ini, nah bagi yang 
berniat silahkan menghubungi kantor2 IKADI terdekat

wasalam
abp58




________________________________
Dari: "[email protected]" <[email protected]>
Kepada: [email protected]
Terkirim: Kam, 23 September, 2010 06:41:43
Judul: Re: Bls: Bls: [...@ntau-net] Risau, Siapa Pelanjut Ulama Besar

     Sanakku Asmardi Arbi n Darwin Chalidi sarato para sa nak penghuni palanta 
RN nn diRahmati Allah swt.
      Jo Buyuang ndak begitu ri sau sual pelanjut ulama(besar) dikota-kota 
besar 
ternasuk di Sumbar,tapi bagaimana dipe-desaan?

      Nan kini ingin disampai-kan ka sidang palanta RN ado lah;ulama model apo 
nn kito ingini
      Apo ulama nn selalu bertaqwa n selalu mengajak berbuat baik n bermanfaat 
ba gi dirinya n segenap kaum muslimin?
Atau ulama nn tdk memikliki ketaqwaan n tdk takut kpd Allah atas sikap n 
amaliahnya?
     Untuak memilih diantra duo model ulama itu,ada baik nya para sanak membaca 
buku
"Adda'watut tammah"oleh Imam Habib Abdullah Al-Had dad.Penerbit:CV Toha 
Putra,se 
marang. 

     Buku ini merupakan salah satu rujukan nn dipakai dalan menyampaikan dakwah 
diber bagai media kemasyarakatan muslim,sajak salasai menjadi buruh 
diDeplu.Semoga ada gu nonyo bagi Jo Buyuang n para sanak palanta. 


     Jo Buyuang,71thn,Bonjer,as li Piaman,sk Mandailiang(bukan keturunan 
Batak). 

Sent from my AXIS Worry Free BlackBerry® smartphone

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke