Sanak Palanta

Ambo bapikia, mungkin paralu ado digitasi hasil penelitian, buku dan literatur 
terkait tentang Minangkabau. Hasil digitasi bahan-bahan iko akan bermanfaat 
bagi pihak-pihak yang meneliti tentang Minangkabau baik untuk kepentingan 
ilmiah ataupun untuk kepentingan pengambilan kebijakan untuak kemajuan 
Minangkabau kedepan. 

Para perantau telah membuktikan bisa menggalang dana untuak bantuan-bantuan ke 
kampuang halaman langsung atau dana untuak menyelenggarakan konfrensi sekelas 
KKAM. Mungkin untuak kepentingan digitasi bahan dan literatur iko, para 
perantau dapat juga mengumpulkan dana. Selain itu perlu dana untuak biaya web 
perpustakaan digitalnyo. 

Kalau literatur iko di buek online, mungkin diskusi-diskusi tentang kemajuan 
Minangkabau akan lebih baik. Apakah mungkin Web Rantaunet dibuat sebagai 
perpustakaan online juga. Dalam kerangka itu Mamak atau bundo, kakak, uda 
dunsanak sadonyo bisa melakukan :
1. Menyumbangkan kelebihan rasaki untuak biaya digitasi, biaya hak publikasi, 
biaya hosting internet-web dan biaya pustakawannyo.
2. Kalau nan punyo literatur bisa menyumbangkan literaturnyo untuak 
perpustakaan online iko dan dapat juga menyumbangkan karyanyo ilmiahnyo untuak 
di tampilkan di Web RN.

Kalau RN membangun perpustakaan online iko, bisa dimulai dengan ebook atau 
paper gratis yang banyak tersebar di internet.

Sakian dulu ide ambo, baa kiro-kiro nyo mamak, bundo, kakanda dan dunsanak 
Palanta ?

Salam


Andiko Sutan Mancayo

Lampiran

Minangkabau Bibliography

1.      Abdullah, T. (1971). Schools and Politics: the Kaum Muda movement in 
West Sumatra, Ithaca, N.Y.: Cornell University Modern Indonesia Project, 
Monograph Series.
2.      Alliband, G. R. (1970). 'Upheaval in Sumatra: from Dewan Banteng to the 
P.R.R.I. Rebellion', Cornell University M.A. thesis.
3.      Anon. (1917). 'Een statistiek in de Onderafdeeling Oud Agam', 
Tijdschrift voor het Binnenlandsche Bestuur, 52.
4.      Anurlis (1971). Tindjauan terhadap memperkembangkan industri besi di 
Sumatera Barat', Fakultas Ekonomi, Universitas Andalas, Padang, B.A. thesis.
5.      Bachtiar, H. (1967). 'Negeri Taram', in R. M. Koentjaraningrat (ed.), 
Villages in Indonesia, Ithaca, N.Y.: Cornell University Press.
6.      Bastin, J. S. (1965). The British in West Sumatra, 1685-1825, Kuala 
Lumpur: University of Malaya Press.
7.      Dobbins, C. (1975). 'The exercise of authority in Minangkabau in the 
late 18th Century', in A. Reid and L. Castles (eds.), Pre-colonial State Sys- 
tems in Southeast Asia, Kuala Lumpur: Monographs of the Malaysian Branch of the 
Royal Asiatic Society, No. 6. (1977). 'Economic change in Minangkabau as a 
factor in the rise of the Padri movement', Indonesia, 23.
8.      Esmara, H. (1972). West Sumatra: facts and figures, Padang: Institute 
for Economic and Social Research, Andalas University.
9.      Gough, K. (1962). 'Variation in matrilineal systems', in D. M. 
Schneider and K. Gough, Matrilineal Kinship, Berkeley and Los Angeles: 
University of California Press.
10.     Josselin de Jong, P. E. de (1951). Minangkabau andNegri Sembilan, 
Leiden: Ijdo.
11.     Junus, U. (1964). 'Some Remarks on Minangkabau social structure', 
Bijdragen, 120.
12.     (1976). '"Tradition", Matriliny and change among the Minangkabau of 
Indonesia', Bijdragen, Koninklijk Instituut, 132.
13.     'Trade, double descent and the formation of the Minang-kabau kingdom'.
14.     Kroeskamp, H. (1931).De Westkust en Minangkabau, Utrecht: Fa. Schotanus 
ben Jens.
15.     Nairn, M. (1971). 'Merantau: reasons and effects of Minangkabau 
voluntary migration', Padang: Center for Minangkabau Studies.
16.     Pies, D. (1878). De Koffij-Cultuur op Sumatra's Westkust, Batavia: 
Ogilvie and Company.
17.     Radjab, M. (1964). Perang Paderi di Sumatera Barat, Djakarta: Balai 
Pustaka.
18.     Schrieke, B. (1955). The course of the Communist movement on the west 
coast of Sumatra', in his Indonesian Sociological Studies, The Hague: 
19.     Stivens, M. (1977). 'Women and their property in Negeri Sembilan', 
Paper given to B.S.A. Development Study Group in May, 1977.
20.     (1971). 'Minangkabau and modernization', in H. R. Hiatt and C. Jaya- 
wardena (eds.), Anthropology in Oceania: essays presented to Ian Hogbin, 
Sydney: Angus and Robertson.
21.     Ward, K. E. (1970). The Foundation of the Partai Muslimin Indonesia, 
Ithaca, N.Y.: Cornell Modern Indonesia Project, Interim Report Series.
22.     Westenenk, L. C. (1912-13). 'De Inlandsche Bestuur ter Sumatra's 
Westkust', Kolaniaal Tijdschrift, Tweede Jaargang.
23.     Willinck, G. (1909). Het Rechtsleven der Minangkabause Maleiers, 
Leiden: Brill.

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke