بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ  
السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ 
Paki ini sebuah mutiara hikmah , baik untuk kita renungkaan

Seekor Anjing dan seorang musafir
 
Pada suatu hari seseorang yang bernama Abdullah bin ja’far sedang berpergian 
ketika sampai disebuah kebun kurma milik seseorang dia berhenti sejenak untuk 
beristirahat 

Di sana dilihatnya ada seorang budak berkulit hitam yang menjaga kebun kurma 
itu, tiba-tiba budak mengeluarkan bekalnya untuk makan yang berupa 3 potong 
roti 

Seekor anjing datang menghampiri dan berputar-putar disekitar tempat duduk 
sibudak itu, sekali-kali  ia menenyalak sebagai tanda ingin merasakan makan itu 
lidahnya pun dijulur-julurkan keluar 

Budak yang peka itu tidak tega kemudian ia melemparkan sepotong kearah anjing 
itu kemudian dimakannya. Setelah itu dilemparkannya pula spotongnya lagi dan 
dimakan lagi oleh anjing itu, ternyata anjing tersebut masih belum puas dan 
masih belum mau pergi maka budak itu pun melemparkan makanannya ketiga dan 
dimakan kembali oleh anjing itu maka habis bekal sibudak tadi karena diberikan 
semuanya kepada sianjing tersebut

Melihat hal itu abdul bin ja’far sangat heran Karena itu, diapun bertanya 
kepada sibudak 
"wahai anakku berapa banyakkah makanan mu sehari ditempat ini" Tanya abdul bin 
ja’far 

"kesemuanya telah dimakan anjing tadi" jawab sibudak, tapi mengapa engkau 
berikan semuanya kepada anjing itu sementara engkau sendiri belum makan apa-apa 

"wahai tuan tempat ini bukanlah kawasan anjing jadikan aku yakin dia datang 
dari tempat yang sangat jauh"

Sedangkan musafir  saja sangatlah kelaparan, aku masih bisa bertahan dan aku 
yakin sekali Allah akan memberikan aku riski dan kekuatan meskipun aku menahan 
lapar sampai besok hari jawab sibudak, 

Mendengarkan itu Abdul berseru subhanallah ternyata budak ini lebih mulya dari 
pada dermawan yang  begitu kaya seperti aku 

karena rasa terharunya dan merasa kedermawanannya masih dikalahkan oleh budak 
yang hitam ini Abdul bin ja’far membeli kebun korma pada budak  itu dan sibudak 
tersebut di merdekakan dari tuannya 

 
Mutiara ini memberikan hikmah kepada kita bahwa kepedulian dan kedermawanan 
yang ikhlas tentu saja akan dibalas oleh Allah dengan kebaikan yang tidak 
terduga, tidak peduli kepada siapapun kita berbuat baik tapi yang pasti nilai 
keikhlasan dan nilai kedermawan akan dibalas oleh Allah dengan kebaikan yang 
jauh lebih besar.
 
Untuk itu ingin saya petikkan sebuah Firman Sucinya dalam Al_Qur'an 

Dan orang-orang yang beriman dan beramal saleh, benar-benar akan Kami hapuskan 
dari mereka dosa-dosa mereka dan benar-benar akan Kami beri mereka balasan yang 
lebih baik dari apa yang mereka kerjakan.(29

Mereka itu diberi pahala dua kali disebabkan kesabaran mereka, dan mereka 
menolak kejahatan dengan kebaikan, dan sebagian dari apa yang telah Kami 
rezekikan kepada mereka, mereka nafkahkan. (28;54)

Pekanbaru 3 okt 2010
وَعَلَيْكُمْ السَّلاَمُ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ 
 
Tulisan ini bisa dibaca pada
http://hospital-pmc.com/  

Powered by Telkomsel BlackBerry®

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke