Terkait berita di KOMPAS tentang WISATA : KA Wisata Disesalkan Harus
Berhenti pada Selasa, 12 Oktober 2010
http://regional.kompas.com/read/2010/10/12/22100299/KA.Wisata.Disesalkan.Har
us.Berhenti dan PERHUBUNGAN : Operasional Kereta Wisata Dihentikan
http://koran.kompas.com/read/2010/10/13/03541428/operasional.kereta.wisata.d
ihentikan Kadiv. KAI Sumbar diperintahkan Dirut PT KAI utk menghadap dan
lapor ke Gubernur perihal berita tersebut diatas. Hasil dari Pertemuan
tersebut diatas, Kadivre KA Sumbar, mengatakan kereta wisata singkarak aktif
lagi mulai minggu (17/10). Seperti pada laporan dibawah ini :

Kereta Wisata Singkarak Aktif kembali
Laporan wartawan KOMPAS Ingki Rinaldi
Rabu, 13 Oktober 2010 | 21:15 WIB

PADANG, KOMPAS.com - Setelah sempat berhenti beroperasi selama satu kali,
Kereta Wisata Danau Singkarak jurusan Kota Padangpanjang-Kota Sawahlunto
dipastikan bakal beroperasi lagi mulai Minggu (17/10/2010) mendatang.

Kepala PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat
Yudith Harrianto, Rabu (13/10/2010) di Kota Padang mengatakan, pengoperasian
kembali kereta wisata itu didasarkan atas pertimbangan kepentingan kereta
tersebut sebagai salah satu ikon pariwisata Sumbar.

Menurut Yudith, kereta wisata tersebut sebelumnya dihentikan sementara
operasinya yang muaranya pada faktor keselamatan dan kenyamanan perjalanan
kereta. Penghentian sementara operasi kereta itu sebelumnya direncanakan
pada setiap kali kereta itu beroperasi di hari Minggu pada bulan Oktober
yakni tanggal 10, 17, 24, dan tanggal 31.

"Intinya untuk keselamatan, karena ini musim hujan ada banyak titik longsor
dan banjir," kata Yudith. Selain itu, imbuh Yudith, umur kereta yang
digunakan juga sudah tua dengan sistem pengereman, kelistrikan, dan boogie
yang kerap bermasalah dan empat gerbong kereta tersebut yang mulai keropos
karena penempelan stiker komersial.

Yudith mengatakan, gerbong-gerbong yang keropos tersebut rencananya akan
dicat ulang dengan perkiraan waktu pengerjaan selama satu pekan untuk setiap
gerbong. Dengan demikian, terkait dioperasikannya lagi Kereta Wisata Danau
Singkarak sejak Minggu (17/10/2010) mendatang, maka untuk sementara hanya
akan terdiri atas tiga gerbong yang dihela lokomotif BB 204.

"Kita dukung pengembangan pariwisata Sumbar, pemerintah daerah tidak usah
khawatir. Namun kami juga meminta pemerintah kabupaten/kota yang wilayahnya
dilewati kereta wisata ini membangun halte agar kereta bisa berhenti dan
penumpang bisa menikmati sajian hiburan atau kesenian yang dipentask an di
lokasi tersebut," kata Yudith.

Kewajiban-kewajiban tersebut di antaranya ialah dengan memberi subsidi biaya
operasi, menyiapkan agenda wisata, dan m engawal sampai PT Kereta Api
Indonesia (Persero) Divre II Sumbar mencapai titik impas (break even point).
Nota kesepahaman yang berlaku lima tahun sejak 2007 itu hingga saat ini
relatif masih belum terlihat kenyataannya di lapangan.

Saat ini, selain Kereta Wisata Danau Singkarak PT Kereta Api Indonesia
(Persero) Divisi Regional II Sumatera Barat juga mengoeprasikan Kereta
Wisata Dang Tuanku jurusan Padang-Pariaman, Kereta Wisata Lubang Kalam Mak
Itam jurusan Sawahlunto-Muaro Kalaban, dan kereta kelas ekonomi Sibinuang
jurusan Padang-Pariaman. Selain itu dioperasikan pula kereta barang dengan
angkutan semen curah PT Semen Padang dari Indarung ke Pelabuhan Teluk Bayur,
Kota Padang.

http://travel.kompas.com/read/2010/10/13/21155166/Kereta.Wisata.Singkarak.Ak
tif.kembali.

Terimakasih kita semua terhadap para peduli wisata sumbar, MPKAS, dan
sanak-sanak yang terlibat dan peduli akan hal ini.

Wassalam


-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke