Bung Armen, saya ingin bertanya, apakah Anda betul-betul mengerti dengan 
persoalan yang sesungguhnya dari masalah KKM ini? Menurut saya, cara Anda 
merespon dan menceramahi orang selama ini merupakan salah satu sumber masalah, 
kenapa KKM ini semakin ditolak dan ditentang. Sebaiknya Anda hati-hati membuat 
pernyataan.

Salam
Edy Utama

--- On Sat, 10/16/10, Armen Zulkarnain <[email protected]> wrote:

From: Armen Zulkarnain <[email protected]>
Subject: Bls: [...@ntau-net] FW: Kebijaksanaan Gubernur Sumbar untuk 
mengadakanpra KKM.
To: [email protected]
Date: Saturday, October 16, 2010, 11:50 AM

Assalamualaikum wr wb
pak Edy Utama & pak Saaf, izinkan saya memberikan sedikit pandangan saya 
mengenai permasalah ini. Apabila kita memahami ala minangkabau - kedua belah 
pihak sama-sama minangkabau - seharusnya kritikan mengenai KKM ini  sifatnya 
"tukuak manukuak", bukan saling "patah mematahkan". 
Saya kira banyak senior saya disini yang pernah belajar silek di surau-surau 
sewaktu masih tinggal dikampung. Dalam silek minang setiap serangan tidak 
lakukan dengan manahan secara frontal, tapi dilakukan dengan "memapahnya", 
membelokan ke arah yang lain. Saya kira, terlalu banyak teknik-teknik yang 
dilakukan meniru seni beladiri seperti Karate, Taekwondo, Judo  atau yang 
sejenis. Beradu kareh dengan menahan secara frontal, tentu
 akhirnya kedua belah pihak yang akan babak belur. 
Terakhir saya melihat,  lebih aneh lagi, sebab alun sampai ka galanggang, pihak 
nan manulak alah babaliak pulang. Apakah ini teknik seni beladiri yang lebih 
baru? Terkadang bagi kami yang muda, lebih mudah saling memaafkan, saling 
mengaku kekhilafan. Bukankah lebih baik berdamai saja? Saya kira posisi pak Edy 
sangat mnguntungkan disini, sebab lebih diterima oleh pihak GM KKM dan lagi 
pula pak Edy Utama sudah menyebutkan sejak lama tidak memihak atau berada 
ditengah-tengah. Bukan begitu pak Saaf ?   
wasalam
AZ - 32 thPadang (kami nan mudo masih baraja basilek, sabab kato Rasullullah 
barajalah sampai ka cino, ambo caliak banyak jurus kung fu nan kalua salamo 
ko)          
Dari: Dr Saafroedin Bahar <[email protected]>
Kepada: Rantau Net <[email protected]>
Terkirim: Sab, 16 Oktober, 2010 08:12:56
Judul: Re: [...@ntau-net] FW: Kebijaksanaan Gubernur Sumbar untuk mengadakanpra 
KKM.

   Memang, bung Edy. Lha yang diundang untuk menyelesaikan malah tak datang, 
dan kemudian membuat wawancara sendiri di luar. Hebat ndak tuh ?Saafroedin 
Bahar. Taqdir di tangan Allah swt, nasib di tangan kita.From:  Edy Utama 
<[email protected]>
Sender:  [email protected]
Date: Sat, 16 Oct 2010 02:15:53 +0800 (SGT)To: 
<[email protected]>ReplyTo:  [email protected]
Subject: Re: [...@ntau-net] FW: Kebijaksanaan Gubernur Sumbar untuk mengadakan
 pra KKM.

Terimakasih kirimannya Pak Saaf, namun dari apa yg saya baca dibeberapa media 
pers, permintaan Gubernur pada saat pembukaan pra kongres, agar masalah pro 
kontra soal KKM  dapat diselesaikan melalui pra kongres tersebut, ternyata 
belum dapat diselesaikan, atau tidak terselesaikan.

Salam
Edy Utama









-- 

.

* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~

* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.

===========================================================

UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:

- DILARANG:

  1. E-mail besar dari 200KB;

  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 

  3. One Liner.

- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet

- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting

- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply

- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.

===========================================================

Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.




      

-- 
.
* Posting yg berasal dari Palanta RantauNet, dipublikasikan di tempat lain 
wajib mencantumkan sumber: ~dari Palanta r...@ntaunet 
http://groups.google.com/group/RantauNet/~
* Isi email, menjadi tanggung jawab pengirim email.
===========================================================
UNTUK DIPERHATIKAN, melanggar akan dimoderasi:
- DILARANG:
  1. E-mail besar dari 200KB;
  2. E-mail attachment, tawarkan di sini & kirim melalui jalur pribadi; 
  3. One Liner.
- Anggota WAJIB mematuhi peraturan serta mengirim biodata! Lihat di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/web/peraturan-rantaunet
- Tulis Nama, Umur & Lokasi disetiap posting
- Hapus footer & seluruh bagian tdk perlu dlm melakukan reply
- Untuk topik/subjek baru buat email baru, tdk mereply email lama & mengganti 
subjeknya.
===========================================================
Berhenti, bergabung kembali, mengubah konfigurasi/setting keanggotaan di: 
http://groups.google.com/group/RantauNet/subscribe.

Kirim email ke